Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaNewsIKAT Aceh Gelar...

IKAT Aceh Gelar Peringatan Maulid dan Peusijuek Mahasiswa Baru

BANDA ACEH – Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh mengadakan peringatan maulid Nabi Muhammad, sekaligus peusijuek calon mahasiswa baru Timur Tengah dan doa untuk Aleppo Suriah. Acara ini dibuat di Sekretariat IKAT Aceh di Lamgugob, Banda Aceh, Sabtu, 31 Desember 2016.

Ketua IKAT Aceh M. Fadhil Rahmi, Lc melalui siaran pers hari ini mengatakan, tujuan dari acara itu untuk ajang silaturahim dengan keluarga besar IKAT Aceh agar saling kenal lintas generasi.

“Dengan peringatan maulid ini kita bisa lebih dekat dengan akhlak Rasul dan lebih giat mempraktekkan amalan-amalan Rasul, seperti amalan harian salat duha, menjaga wudu, istighfar dan salat berjamaah,” kata Fadhil Rahmi.

Dalam kesempatan tersebut juga ada nostalgia Timur Tengah yang disampaikan oleh salah seorang sesepuh IKAT Aceh, Prof. Dr. Alyasa Abu Bakar. MA.

Ia mengajak calon mahasiswa baru dari Aceh yang akan berangkat ke Timur Tengah untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin. Di sana mahasiswa lebih dituntut untuk belajar yang sungguh-sungguh.

“Di sana mudah mendapatkan pustaka dan kitab-kitab yang diperlukan, gunakan kesempatan tersebut sebaik mungkin,”  ujar Prof. Alyasa yang juga merupakan dewan penasehat IKAT Aceh.

Selain, itu ia juga menceritakan pengalamannya pada saat menuntut ilmu di Timur Tengah, banyak hal baru yang ia temukan.

Sementara itu, peusijuek atau tepung tawar calon mahasiswa baru dilakukan oleh ulama Aceh Prof. DR. Teungku Muslim Ibrahim MA, Prof. DR Azman Ismail, MA, dan Wali Kota Banda Aceh non aktif Illiza Saaduddin Djamal, serta sesepuh IKAT Lainnya.

“Sedangkan doa untuk Aleppo disampaikan oleh Teungku Mubasyirullah, Lc. MA,” kata Fadhil.[]

Baca juga: