TAKENGON – Turut serta dalam perhelatan Specialty Coffee Asosiation of America (SCAA) Expo 2016 di Atlanta, Amerika Serikat, membuat kopi Arabicka Gayo semakin dikenal luas.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, M.M yang ikut menjadi bagian dari delegasi Indonesia dalam pameran yang berlangsung dari 14-17 April 2016 itu.

“Pameran SCAA semakin membuat kopi Gayo dikenal luas oleh konsumen bukan hanya di USA tetapi oleh seluruh negara peserta pameran,” ujar Bupati Nasaruddin yang biasa disapa Pak Nas melalui siaran pers Rabu, 20 April 2016.

Menurut Pak Nas saat ini Amerika merupakan importir terbesar kopi Gayo, bahkan dari Amerika kopi Gayo menyebar ke seluruh dunia.

Menyadari hal tersebut, Pak Nas menyebutkan pihaknya juga terus mendorong dan memfasilitasi para eksportir kopi Gayo untuk membuka pasar langsung ke negara-negara lain di luar Amerika, seperti Uni Eropa yang sangat potensial.

“Meski volume ekspor ke Amerika yang terbesar, secara bertahap ekspor ke negara lain di luar Amerika juga terus dibuka, seperti ke Eropa yang ekspornya juga sudah mulai meningkat,” kata Pak Nas.

Berdasar data yang dirilis Harian Kompas (19/04/2016) total transaksi kopi Indonesia hingga hari terakhir pameran SCAA mencapai 35 juta Dollar AS atau sebesar Rp. 462 miliar.

Transaksi ini meliputi kesepakatan dagang 392 kontainer atau 7.056 ton kopi spesial (Specialty Coffee) dari sejumlah daerah penghasil di Indonesia. Diperkirakan volume perdagangan kopi juga masih akan meningkat beberapa bulan kedepan seiring dengan selesainya sejumlah transaksi yang masih berproses.

Beberapa eksportir kopi Gayo yang turut menghadiri pameran kopi tahunan di Amerika tersebut di antaranya Birman Nainggolan (KSU Rahmad Kinara), Rizwan Husen (Koperasi Baburrayyan), Rahman (Kopepi Ketiara), Lusiana (PT. Ketiara), H. Irham Yunus (PT IKA – KKGO), Arasi Seberani (KSO Ari Nagata), Muhammad Nasir (Gayo Megah Berseri), M. Bakad (Koptan Tunas Indah), Armiya (Ketua Aeki Aceh, KSO Permata Gayo), M. Toha (Gayo Mountain Coffee) dan Jumhur (Ketua Fairtrade Indonesia).[](ihn)