BLANGKEJEREN – Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues sudah menyediakan empat juta tiga ratus bibit kopi jenis Arabika untuk petani, bibit kopi itu akan dibagikan pada Bulan Juli dan Agustus tahun 2026 bagi kelompok tani yang sudah mengusulkan.
Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd,M.Si., Selasa, 31 Maret 2026, mengatakan Program Geretek (Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan) hanya berlangsung selama dua tahun, yaitu tahun 2026 dan tahun 2027.
“Bagi masyarakat yang memiliki lahan tidur silahkan daftarkan melalui kelompok tani, karena pemerintah daerah akan memberikan bantuan bibit,” katanya melalui pesan WhatsApp.
Menanam kopi kata Bupati sangat banyak manfaatnya, selain melakukan penghijauan terhadap gunung-gunung, warga juga bakalan keluar dari garis kemiskinan.
“Hasil dari menanam kopi ini sangat jelas, dan itu bisa kita lihat di desa-desa, pasti yang memiliki kebun kopi terus meningkat penghasilanya,” ujarnya.
Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues Ridwan, mengatakan saat ini sudah disediakan bibit kopi Gayo III atau kopi Arabika jenis Ateng Super pucuk hijau sebanyak 4.000.300 bibit.
“Bagi petani yang mau menanam kopi silahkan ajukan permohonan melalui kelompok tani desa, Pemda Gayo Lues melalui Program Geretek akan memberikan bantuan bibit dan ongkos lubang,” katanya melalui sambungan Telpon WhatsApp.
Sementara untuk pupuk, Pemda Gayo Lues sedang berusaha mengusulkan ke Pemerintah Pusat, sehingga disaat penyaluran bibit kopi bisa sekalian diberikan ongkos lubang dan pupuknya.[]




