BIREUEN – Ikatan Mahasiswa Samalanga & Simpang Mamplam (IMSAM) Lhokseumawe-Aceh Utara menggelar Saweu Sikula Jilid VI ke SMA/SMK/MA negeri maupun swasta di Samalanga dan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Senin-Sabtu, 15-20 Januari 2024.
Saweu sikula merupakan kegiatan tahunan IMSAM untuk memperkenalkan setiap perguruan tinggi yang ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara kepada siswa-siswi kelas tiga dari tiap-tiap sekolah di Samalanga dan Simpang Mamplam. Yakni, MAN 1 Bireuen, SMAN 1 Simpang Mamplam, SMKN 1 Simpang Mamplam, SMAN 1 Samalanga, SMAN 2 Samalanga, SMAN 3 Samalanga, MAS Al-Mubarrak dan SMAIS Ihdal Ulum.
Kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi IMSAM dengan sekolah-sekolah di Samalanga dan Simpang Mamplam. Saweu sikula kali ini mengusung tema “Menyongsong Era Baru Pendidikan: Adaptasi, Inovasi dan Kolaborasi”.
Ketua panitia, Shafrijal Irmawan, mengatakan saweu sikula kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. “Pada tahun ini kami mengikutsertakan sekolah swasta yang ada di Samalanga dan Simpang Mamplam, dengan berbagai regulasi yang ditentukan, karena sekolah swasta yang berada di Samalanga dan Simpang Mamplam itu di bawah naungan dayah,” ujarnya.
“Tema yang digarap kali ini, sangat relevan dengan lingkungan pendidikan sekarang tentang bagaimana cara kita beradaptasi, memberikan inovasi terbaik, dan berkolaborasi untuk penunjang kerjasama dengan baik,” tambah Shafrijal Irmawan.
Basyarul Ilhafi, Ketua Umum IMSAM mengatakan, IMSAM adalah rumah bagi siswa-siswi Samalanga dan Simpang Mamplam yang akan menempuh pendidikan dan menjadi mahasiswa di perguruan tinggi yang ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara.
Menurut Basyarul, kegiatan ini merupakan upaya IMSAM untuk memotivasi pentingnya melanjutkan pendidikan tinggi, serta mengarahkan kepada siswa-siswi yang akan melanjutkan perguruan tinggi mengenai program studi apa yang cocok untuk mereka, sesuai passion yang diminati, agar tidak terjadinya kesalahan dalam pemilihan prodi ke depan.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan IMSAM tentang berbagai kegiatan positif yang telah dilaksanakan setelah diresmikan pada 2018 dan masih bertahan hingga sekarang.
“Kami menerima dengan baik seluruh siswa yang nantinya lolos dan akan menyambut dengan berbagai kegiatan untuk mempererat kekeluargaan dengan anggota baru,” pungkas Basyarul.[](ril)




