Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaEkonomiIndigospace Banda Aceh...

Indigospace Banda Aceh Bersama Kamodigi Gelar Workshop Digitalisasi Untuk UMKM

BANDA ACEH – IndigoSpace Banda Aceh bekerja sama komunitas lokal Kamodigi menggelar Workshop Digitalisasi untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Banda Aceh, Jumat, 4 Maret 2022. Ini merupakan batch ke-3 yang dilaksanakan Indigospace Banda Aceh dan Kamodigi. Kegiatan kali ini berlangsung secara offline (tatap muka) dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Workshop Digitalisasi UMKM merupakan kegiatan tahunan yang dibuat Indigospace Banda Aceh bersama komunitas Kamodigi dalam membantu UMKM menuju dunia digital. Hal ini dilakukan agar UMKM di Aceh khususnya mampu mempromosikan dagangnya dalam bentuk digital mengingat selama pandemi Covid-19 sulit bagi UMKM untuk mempromosikan produknya secara offline.

Kegiatan workshop dilaksanakan selama 5 kali pertemuan setiap Jumat bertempat di ruang kelas Indigospace Banda Aceh. Adapun rincian materi dari kegiatan ini: Pengenalan Digital Marketing, Pengenalan Branding, Panduan Dasar Membuat Konten, Pengenalan Canva, Pengenalan Capcut, Instagram dan Tiktok Marketing, Teknik Dasar Copywritting, serta Pengenalan Facebook Creator.

Workshop ini diisi oleh empat pemateri yaitu, Suhil Alfata selaku Founder dari Luna Studio, Teuku Saifuddin Manager Indigospace Banda Aceh, Martunis Founder Greative, dan Novan Adrian Founder dari Qasir.id.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini yang juga diisi oleh expert di bidangnya mampu membawa dan membantu UMKM yang ada di Aceh khususnya untuk bertransformasi ke dunia digital guna memudahkan mereka dalam mengakses lebih luas lagi pasar atau target market dari produk yang mereka kembangkan.[](ril)

Baca juga: