Kamis, Juli 25, 2024

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...
BerandaIndonesia, Malaysia Koordinasi...

Indonesia, Malaysia Koordinasi Selamatkan Nelayan WNI yang Diculik

JAKARTA – Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana mengaku telah berkoordinasi dengan pihak otoritasi Malaysia untuk melakukan operasi penyelematan terhadap dua nelayan asal Indonesia yang diculik di perairan Samporna, Sabah, Malaysia pada 11 Agustus 2018.

“Konsulat RI di Tawau memperoleh informasi mengenai terjadinya penculikan nelayan di perairan dekat Pulau Gaya, Samporna, Sabah, Malaysia,” ujar Rusdi Kirana kepada Anadolu Agency melalui pesan singkat pada Rabu.

Rusdi menambahkan kedua nelayan yang diculik itu berinisial SS dan UY. Dia pun mengaku sudah menghubungi keluarga yang bersangkutan.

Konsulat RI di Tawau, Malaysia pun sudah bertemu dengan pemilik kapal dari dua nelayan asal Indonesia tersebut agar gaji dan tunjangan tetap diberikan kepada keluarga WNI tersebut.

Sebelumnya pada Selasa lalu, Media Malaysia menyatakan dua nelayan asal Indonesia. Menurut Kepolisian Sabah, Malaysia kedua WNI tersebut diculik saat baru saja tiba di Pulau Gaya, perairan Semporna.

Pihak otoritas juga menyebut pelaku penculikan itu membawa senjata M16 dan berbicara dengan logat Suluk diperkirakan merupakan warga Filipina.

Kepolisian Malaysia masih menyelidiki apakah penculik tersebut berasal dari kelompok Abu Sayyaf.[]

Sumber: Anadolu

Baca juga: