LHOKSEUMAWE – Sebanyak 15 peserta dinyatakan lulus pada tahap uji tes wawancara, kesehatan, psikologi dan baca Alquran sebagai calon anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe, periode 2018-2023.
Keputusan itu berdasarkan Berita Acara Nomor : 11/PANSEL-KIP/Kota Lhokseumawe/V/2018, dari hasil rapat pleno tim Penjaringan dan Penyaringan anggota KIP Kota Lhokseumawe, Selasa, 29 Mei 2018.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota KIP Lhokseumawe, Dr. Mariyudi, M.M., mengatakan, berdasarkan hasil rapat pleno tim penjaringan pada Selasa, 29 Mei 2018. Pihaknya memutuskan 15 peserta dari 29 peserta yang berhak lulus pada tahap pengujian wawancara dan baca Alquran. Itu merupakan berdasarkan perolehan nilai tertinggi yang mereka dapatkan dari 15 peserta yang lulus seleksi tersebut.
Mariyudi menambahkan, dari jumlah tersebut, mereka akan mengikuti Fit and Proper Test (uji kelayakan dan kepatutan) pada Senin, 4 Juni 2018 mendatang. Setelah itu, akan ditetapkan lima peserta terbaik dalam rapat paripurna istimewa oleh Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe.
Untuk itu, Mariyudi berharap sebelum serangkaian tes kelayakan dan kepatutan itu berlangsung, maka peserta untuk mempersiapkan makalah terstruktur sesuai ketentuan dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2018 tentang seleksi anggota Komisi Pemilhan Umum Provinsi/Komisi Independen Pemilihan Aceh dan Komisi Pemilihan Umum/Komisi Independen Pemilihan Kabupaten/Kota.
"Makalah itu harus dikumpulkan peserta sebelum pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan. Karena dalam sistem penilaiannya, nanti akan mengacu pada makalah yang dipersiapkan oleh 15 peserta tersebut," kata Dr. Mariyudi, dikonfirmasi portalsatu.com/, Selasa, 29 Mei 2018, malam.
Oleh karenanya, Mariyudi meminta kepada 15 peserta yang dinyatakan lulus seleksi tersebut, agar mempersiapkan diri untuk menghadapi Fit and Proper Test nantinya.
“Di samping itu, nantinya dalam menghadapi pileg dan pilpres 2019, juga perlu melakukan kerjasama yang baik dengan berbagai elemen supaya bisa menciptakan pemilu yang baik pula,” ujar Mariyudi.
Mariyudi merincikan, ke-15 peserta yang lulus dalam tes tahap akhir itu masing-masing, di antaranya Abdul Gani, SH, Anjar Aulia, Irwan Gadeng, S.Kom, Lailan Fajri, S.Sos, M. Idris, ST, Mauludi, S.Sos, MSP, Mohd Tasar, BA, MA, Mukhtar Yusuf, SE, Mulyadi, Muttaqien, ST, Surya Darmawan, SE, Suryadi, T. Marbawi, Tgk. Zarkasyi, S.Hi M.Hi, dan Zainal Bakri, S.Sos M.Kom I.[]



