Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaIni Alasan Demokrat...

Ini Alasan Demokrat Aceh Usung Irwandi Yusuf

BANDA ACEH – Soesilo Bambang Yoedhoyono menilai track record Irwandi Yusuf patut menjadi perhatian kuat Partai Demokrat dalam mengusung calon Gubernur Aceh periode 2017-2022. SBY bahkan menilai Irwandi Yusuf telah berhasil melaksanakan program-program pro rakyat yang segaris dengannya di Pusat.

“Sebenarnya JKA, Pemakmue Nanggroe, Beasiswa dan kemudian bidik misi. Hal itulah yang dikagumi oleh SBY terhadap Irwandi Yusuf,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat, Nova Iriansyah, di sela-sela buka puasa bersama di Gedung DPD Partai Demokrat, Sabtu, 19 Juni 2016 kemarin. 

Nova mengatakan konsep inti Partai Demokrat adalah bagaimana membuat Aceh sejahtera. Akan tetapi menurutnya harus kongkrit seperti program pro rakyat. “Jadi nanti pada saatnya kita kolaborasi bagaimana ide-ide JKA, Pemakmue Nanggroe, dan beasiswa yang akan dijadikan revisi ketika di DPRA,” katanya.

Pandangan SBY inilah yang membuat pijakan untuk Demokrat melirik Irwandi Yusuf sebagai calon Gubernur Aceh di Pilkada 2017 nanti. Apalagi Partai Demokrat Aceh yang sempat satu payung di bawah Koalisi Aceh Bermartabat (KAB) gagal mengutus kadernya untuk dipilih sebagai calon Wakil Gubernur Aceh pendamping Muzakir Manaf. 

Seperti diketahui, Muzakir Manaf beberapa waktu lalu memutuskan menggandeng Ketua Gerindra TA Khalid sebagai calon wakilnya di Pilkada mendatang. Keputusan ini mendatangkan “sedikit konflik” di tubuh KAB yang masing-masing partai mengajukan kadernya sebagai wakil. Selain Demokrat, partai pimpinan Anwar Ahmad–PAN–juga diduga jauh-jauh hari sudah membentangkan layar kapalnya meninggalkan koalisi.

Informasi yang diterima portalsatu.com, sempat terjadi perdebatan alot di internal Partai Demokrat dalam menentukan siapa calon Gubernur Aceh di Pilkada 2017 nanti. Disebutkan, Nova Iriansyah dan Riefky Harsya kukuh mempertahankan koalisi di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf. 

Sementara beberapa kader Demokrat seperti Tanwier Mahdi, Jamaluddin T Muku, dan beberapa lainnya mengingkan partainya mendukung Irwandi Yusuf. Apalagi nama Irwandi juga bercokol di peringkat teratas hasil survey Demokrat Aceh yang menjadi bahan pertimbangan para politisi bintang Mercy tersebut.

Nova Iriansyah membenarkan nama Irwandi Yusuf menempati urutan teratas di survey kepala daerah Demokrat Aceh. “Peringkat pertama Irwandi Yusuf, disusul Muzakir Manaf dan Tarmizi Karim,” ujar Nova Iriansyah.

Dengan bergabungnya Demokrat ke kubu Irwandi, maka koalisi PNA-PDA tersebut membutuhkan satu kursi lagi. Sebelumnya kubu Irwandi telah mendapat satu kursi dari PDA, tiga kursi dari PNA dan 8 kursi dari Demokrat Aceh. (Baca: Ditanya Arah Politik 2017, Ketua PDA: Ku Hamok Neuh)

“Yang kita butuhkan nantinya yaitu satu kursi lagi. Hingga saat ini komunikasi sedang kita lakukan, yang paling intens yaitu dengan Partai Golkar, PKPI, PBB, PKB akan tetapi yang kita harapkan kalau memang banyak partai yang menjadikan survei sebagai pertimbangan, mudah-mudahan dapat bergabung,” kata Nova Iriansyah.[](bna)

Laporan: Ramadhan

Baca juga: