LHOKSUKON – Dua orang tewas dalam tabrakan antara mobil pick up Grand Max kontra truk tangki minyak sawit di Jalan Medan-Banda Aceh, Gampong Trieng, Kemukiman Matang Ubi, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa, 25 April 2017, sekitar pukul 05.15 WIB. Dalam kecelakaan itu, satu penumpang Grand Max lainnya luka berat.
“Penumpang Grand Max yang tewas, Jumari, 32 tahun, warga Gang Rukun Rengas Pulau Kota Medan. Sedangkan penumpang Grand Max yang luka berat, M. Prio, 30 tahun, dengan alamat yang sama,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kasat Lantas AKP Ikmal kepada portalsatu.com.
“Namun, saya belum dapat identitas sopir Grand Max yang tewas akibat terhimpit dalam rongsokan mobil karena kecelakaan itu. Kita tunggu keluarganya datang dulu, baru kita ketahui identitasnya,” ucap Ikmal.
Sementara truk tangki, kata Ikmal, dikemudikan Mulyadi, 38 tahun, warga Gampong Kandang, Kecamatan Muara Batu, Kota Lhokseumawe.
Menurut Ikmal, kecelakaan maut itu terjadi diduga akibat kelalaian sopir yang mengemudi dalam kondisi mengantuk. “Berdasarkan olah TKP dan keterangan sejumlah saksi, kita simpulkan kecelakaan itu akibat kelalaian kendaraan korban (Grand Max). Sopir Grand Max mengemudi dalam kondisi mengantuk, sehingga hilang kendali dan menghantam bagian depan samping kanan truk tangki,” ujarnya.
Ia mengatakan, pihaknya selalu mengimbau kepada pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil. “Jika lelah atau mengantuk, sebaiknya pinggirkan dulu kendaraannya. Istirahat sejenak, setelah lelahnya hilang, baru lanjutkan lagi perjalanan. Jangan ada istilah, tanggung, sedikit lagi sampai. Karena maut bisa menanti di depan jika pengemudi lalai dan hilang konsentrasi,” pungkas Ikmal.
Pantauan portalsatu.com, mobil pick-up Grand Max sudah dievakuasi ke Poslantas Terminal Lhoksukon. Sementara truk tangki hingga pukul 12.50 WIB tadi, masih berada di lokasi kejadian.[]



