LHOKSUKON – Mayat yang ditemukan di kawasan irigasi sungai Gampong Alue Dua, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Minggu, 4 Februari 2018, sudah teridentifikasi. Ternyata mayat tersebut merupakan jasad Nurmalia, 28 tahun, warga Gampong Padang Meuria, kecamatan setempat.
"Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban selama ini berjualan di Kantor Camat Langkahan. Keluarga korban mengenali jasad itu dari jam tangan merk Bonia yang masih melingkar di tangan korban," ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kapolsek Langkahan Ipda Samsul Bahri kepada portalsatu.com/ via telepon seluler.
Samsul Bahri mengatakan jasad korban akan segera dibawa pulang ke rumah duka.
“Berdasarkan hasil visum di RSUD Cut Mutia dari Dr. Rizka, jasad korban yang ditemukan dalam posisi telentang mengangkang dan tangan ke atas itu mulai membusuk di bagian lengan kanan dekat ketiak dengan lebar 10×6 centimeter. Selain memakai jam tangan Bonia di tangan kanan, korban juga memakai anting kiri dan kanan,” kata Ipda Samsul.
Terkait janin, kata Ipda Samsul, jenis kelamin belum jelas dengan bentuk wajah belum utuh.
“Tangan dan kaki janin sudah terbentuk. Janin tersebut memiliki tinggi sekitar 15 centimeter. Sementara tinggi jasad korban 160 centimeter. Soal penyebab pasti kematian korban, masih kita selidiki,” kata Ipda Samsul Bahri.
Sebelumnya, Warga Gampong Alue Dua, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas di saluran irigasi gampong setempat, Minggu, 4 Februari 2018 sekitar pukul 09.30 WIB. Saat dievakuasi, perut mayat yang menggembung pecah di bagian samping dan mengeluarkan seonggok janin. []



