KUTACANE – Anggota Komisi VI DPR Aceh, M. Hatta Bulkaini, SKD., melakukan kunjungan kerja ke Aceh Tenggara, Jumat, 24 Januari 2025. Hatta menilai pentingnya dilakukan talent pool jabatan Kepala SMA/SMK khususnya di Aceh Tenggara.

Menurut Hatta, talent pool jabatan kepala sekolah (kepsek) merupakan hal wajar untuk menciptakan suasana baru di SMA/SMK dan meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Tenggara. Mengingat di tahun 2024, kata dia, prestasi di SMA/SMK di Agara sudah menurun mencapai 20 persen.

"Dalam waktu dekat Komisi VI akan secepat melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, untuk melakukan talent pool," kata Anggota DPRA Dapil VIII (Aceh Tenggara-Gayo Lues) itu kepada portalsatu.com/, Jumat (24/1).

Hatta mengatakan pemerintah pusat memberikan anggaran mencapai puluhan miliar untuk operasional sekolah-sekolah di Aceh Tenggara. “Namun sangat disayangkan prestasi sekolah di Aceh Tenggara mengalami penurunan,” ucapnya.

Dia menyebut banyak kepsek sudah menjabat terlalu lama, bahkan ada yang delapan tahun. “Ini rawan sekali terjadi penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan dalam pengelolaan dana BOS (bantuan operasional sekolah),” ujar Hatta.

Hatta menyebut kunker pihaknya ke Agara dan sejumlah kabupaten lainnya juga dalam rangka menyerap aspirasi di lapangan berkaitan dengan visi-misi dan program kerja Gubernur Aceh terpilih Muzakir Manaf atau Mualem untuk memajukan pendidikan di Aceh ke depan.

"Harapan kunjungan ini agar pra asesmen terhadap kepala sekolah untuk melihat poin-poin penting. Jika (kepsek saat ini dinilai) mampu akan dipertahankan, yang tidak mampu maka kita melakukan talent pool," ungkapnya.

Menyangkut permasalahan di SMKPP Negeri Kutacane, kata Hatta, pihaknya akan membahas lebih lanjut dengan Dinas Pendidikan Aceh dan Dinas Pertanian Aceh terkait kepsek berinisial MD. “Supaya permasalahan yang sudah terjadi tidak terulang kembali ke depan,” pungkasnya.[](Supardi)