ACEH UTARA – Polisi menyebut enam korban meninggal dunia dan tiga luka berat akibat tabrakan mobil Daihatsu Xenia kontra bus Sempati Star dan Atlas di Jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Senin, 17 Juni 2019, dini hari. Sebagian korban termasuk sopir mobil Xenia warga Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Geuchik Gampong Paloh Lada, Razali, membenarkan beberapa korban akibat kecelakaan lalu lintas itu warganya. Berdasarkan informasi diperoleh, kata Razali, ada tiga warga Paloh Lada yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tersebut. Yakni Tasman (40), Sitihajar (37), dan Talita (12). Ketiga korban itu sekeluarga.

“Pengemudi mobil Daihatsu Xenia BK 1085 ZS adalah Tasman,” ujar Razali kepada portalsatu.com lewat telepon seluler, Senin siang.

Razali tidak mengetahui tentang tiga korban meninggal dunia lainnya. “Karena bukan warga Paloh Lada. Kalau tidak salah saya, tiga korban (lainnya) itu warga Matang, Bireuen,” katanya.

Menurut Razali, Tasman dan keluarganya pergi ke Medan, Sumatera Utara, menghadiri acara keluarga. “Akan tetapi saya kurang tahu kapan (hari apa) mereka berangkat ke Medan. Tiba-tiba saya mendapat informasi sudah terjadi kecelakaan di Aceh Timur,” ujar Geuchik Paloh Lada ini.

Informasi diperoleh Razali, jenazah korban sedang dalam perjalanan dibawa pulang dari Aceh Timur menuju Gampong Paloh Lada, bersamaan dengan korban asal Bireuen.

Diberitakan sebelumnya, tabrakan beruntun dilaporkan terjadi antara mobil Daihatsu Xenia kontra bus Sempati Star dan Atlas di Jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Meunasah Leubok, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, Senin, 17 Juni 2019, sekitar pukul 02.30.00 WIB dinihari.

Informasi sementara diperoleh portalsatu.com dari pihak Humas Polres Aceh Timur, Senin pagi, enam korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tersebut. Empat korban meninggal dunia, jenazahnya saat ini berada di Pukesmas Simpang Ulim, dan dua lainnya di Pukesmas Pante Biidari. Sementara tiga korban luka berat sedang ditangani di Rumah Sakit Graha Bunda Idi, Aceh Timur. Para korban merupakan sopir dan penumpang mobil Xenia asal Desa Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.

Saat kejadian itu, mobil Xenia BK 1085 ZS dan bus Atlas BL 7555 G melaju dari arah Medan. Sedangkan bus Simpati Star BL 776 AA melaju dari arah Banda Aceh menuju Medan. Setibanya di lokasi kejadian, Xenia menyalip Atlas yang berada di depannya dengan mengambil lajur kanan, sehingga terjadi tabrakan 'laga kambing' dengan Sempati Star. Lalu Atlas menabrak Xenia yang sudah terhenti di tengah jalan. 

Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kapolsek Pante Bidari Ipda Iskandar Wijaya dihubungi portalsatu.com, Senin sekitar pukul 08.30 WIB, mengatakan setelah mendapat informasi laka lantas itu pihaknya langsung turun ke lokasi kejadian untuk mengeluarkan para korban meninggal dunia dan luka berat dari dalam mobil Xenia, serta membantu korban selamat dari bus Sempati Star dan Atlas. Korban meninggal dunia dibawa ke Puskesmas Simpang Ulim dan Puskemas Pante Bidari. Sedangkan korban luka berat dilarikan ke rumah sakit di Aceh Timur.

“Semua korban dari mobil Xenia,” ujar Iskandar Wijaya.[]