26.3 C
Banda Aceh
Sabtu, September 24, 2022

Ini Kata JK Soal MoU Helsinki dan UUPA saat Pertemuan dengan Wali Nanggroe

JAKARTA – Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengatakan MoU Helsinki dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUUPA) menjadi landasan utama atau pedoman pembangunan Aceh di segala sektor, baik yang tengah dilakukan saat ini dan di masa-masa mendatang.

Hal itu disampaikan JK saat menjamu Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar di kediaman pribadinya, Jl. Brawijaya 6, Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis malam, 19 Mei 2022.

“Selain dalam rangka kunjungan kerja ke Jakarta, pertemuan ini juga memenuhi undangan dari JK yang merayakan milad yang ke-80 pada 15 Mei lalu, dan silaturrahmi Hari Raya Idulfitri,” kata Kabag Humas dan Kerja sama Wali Nanggroe, M. Nasir Syamaun, MPA.

Pertemuan dua tokoh kunci perdamaian Aceh tersebut berlangsung dalam suasana akrab, sambil menikmati penganan khas Makasar yang disuguhkan JK. Keduannya berbicara banyak hal, mulai dari Aceh di masa lalu, perkembangan Aceh saat ini, dan hal-hal yang mesti dilakukan ke depan.

“Dengan adanya perdamaian, terlihat jelas arah tujuan pembangunan Aceh ke depan. Semua stakeholder di Aceh harus bahu membahu memikirkan tentang Aceh ke depan. Dimana peluang dan kesempatan emas telah disepakati bersama melalui poin-poin nota kesepakatan damai MOU Helsinki, dan juga termaktub dalam UUPA,” kata JK.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam tersebut, JK juga meminta agar perdamaian Aceh terus dijaga, agar tujuan dari disepakatinya MoU Helsinki dapat terwujud. Ia sangat mendukung agar Aceh terus membuat program-program strategis bidang apapun untuk meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Wali Nanggroe meminta kepada JK untuk terus mencurahkan pikiran dan pengaruhnya, agar seluruh butir-butir perdamaian Aceh yang tertuang dalam MoU Helsinki dan pasal-pasal dalam UUPA dapat segera terimplementasikan.

“Tentunya implementasi seluruh butir MoU Helsinki dan pasal-pasal UUPA bukan hanya menjadi tanggung jawab dari pihak Aceh, tapi juga tanggung jawab yang mesti dipenuhi oleh Pemerintah Republik Indonesia,” kata Wali Nanggroe didamping Staf Khusus Dr. M. Raviq, dan Katibul Wali Azwardi Abdullah, AP., M.Si.

Di akhir pertemuan, kedua tokoh utama perdamaian Aceh tesebut sepakat untuk membangun dan memajukan Aceh sesuai yang termaktub dalam MoU Helsinki dan UUPA.[](ril)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Rekanan Sebut Rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase Baru 35 Persen

ACEH UTARA - Progres proyek rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase di Gampong Pulo Blang,...

Putra Aceh Pimpin Immapsi, Pelantikan di Universitas Negeri Malang

MALANG - Putra Aceh, Athailah Askandari, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Manajemen Pendidikan/Administrasi...

Pegiat Sejarah Minta Situs Makam Ulama Kesultanan Aceh Darussalam di Lamdingin Tetap Dilindungi Pada Posisinya

BANDA ACEH - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh mengadakan acara rapat yang...

Ratusan Pendaftar Calon Panwascam di Aceh Utara

ACEH UTARA - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Utara menyebutkan pendaftar calon pengawas pemilu...

Pemerintah Aceh Fasilitasi Pemulangan Dua Pemuda

JAKARTA - Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) membantu memfasilitasi pemulangan dua pemuda Aceh dari...

39 Warga Lhokseumawe Terjangkit DBD, Begini Antisipasinya

LHOKSEUMAWE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe mencatat sebanyak 39 warga di daerah ini...

HMI dan Dinkes Buka Pelayanan Kesehatan Gratis di Pedalaman Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara melaksanakan kegiatan pengabdian yang...

Kadis DLH: Sampah di Lhokseumawe 108 Ribu Kg Per Hari, Butuh Depo untuk Pengolahan

LHOKSEUMAWE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe mencatat produksi sampah di daerah ini...

AHM Luncurkan Supersport New CBR250RR Berkarakter Big Bike

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New CBR250RR dengan mengadopsi karakter motor...

TA Khalid dan Pj Bupati Aceh Utara Temui Dirjen PKTL KLHK Wujudkan Program TORA

JAKARTA - Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi, bersama Anggota Komisi IV DPR RI, H....

Program Studi Desain Komunikasi Visual ISBI Aceh Kunjungi Dix’s Studio

Program Studi Desain Komunikasi Visual Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh kembali menggelar kuliah...

Lagi, 13 Nelayan Aceh Timur dari Thailand Tiba di Jakarta

JAKARTA - Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) kembali menyambut kedatangan 13...

106 Pasutri di Kota Subulussalam Ikuti Sidang Isbat Nikah

SUBULUSSALAM - Sebanyak 106 pasangan suami istri (Pasutri) di Kota Subulussalam mengikuti sidang isbat...

Aspirasi Anggota DPRK, Lima Kelompok Desa Akul Bakal Terima Bantuan Kambing dan Domba

BLANGKEJEREN - Lima kelompok di Desa Akul, Kecamatan Blangjeranggo, Kabupaten Gayo Lues akan menerima...

DPRK Gayo Lues Belum Lapor Surat Palsu Usulan Pj Bupati, Ini Alasanya

BLANGKEJEREN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues tidak kunjung melaporkan surat...

Pj Ketua Dekranasda Aceh Berharap Kerajinan Terus Dikembangkan

JAKARTA - Penjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Ayu Candra Febiola Nazuar...

Trusted Media Summit Sesi Indonesia Bahas Tren Disinformasi Politik hingga Masa Depan Jurnalisme

DENPASAR – Google News Initiative dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menggelar Trusted Media Summit...

Ustaz Yusran Hadi: ‘Bersyukur Merupakan Ciri Orang Bertakwa’

BANDA ACEH - Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Provinsi Aceh Ustaz...

Ziarah ke Makam Syiah Kuala, Pj Wali Kota Santuni Puluhan Anak Yatim

BANDA ACEH - Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq melakukan ziarah ke Makam...

DLH Aceh Utara Uji Baku Mutu Udara di PT Abad Jaya Abadi Sentosa

ACEH UTARA - Direktur Utama PT Abad Jaya Abadi Sentosa, H. Abdul Aziz, S.E.,...