ACEH UTARA – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, kembali mengunjungi korban banjir bandang Aceh Utara. Kali ini, JK meninjau kondisi masyarakat di sejumlah gampong (desa) di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Senin, 12 Januari 2026.

JK menyambangi beberapa gampong terdampak banjir bandang, yakni Gampong Lhok Kuyun, Blang Reuling, dan Paya Rabo Lhok, Aceh Utara. JK tidak hanya melihat kondisi permukiman warga, tapi juga berdialog langsung dengan korban banjir yang perlahan mulai bangkit dari keterpurukan.

“Setelah kita lihat langsung, sebagian besar masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing. Bahkan tempat pengungsian sudah mulai kosong,” kata Jusuf Kalla kepada wartawan, Senin (12/1).

JK juga menyerahkan bantuan peralatan sekolah untuk anak-anak korban banjir serta mukena bagi kaum perempuan. Tidak hanya itu, PMI juga menyalurkan peralatan kebersihan lingkungan guna membantu warga membersihkan sisa lumpur dan material banjir yang masih menyelimuti rumah, jalan, serta fasilitas umum.

Menurut JK, fase tanggap darurat memang mulai terlewati, namun tantangan terbesar justru ada pada tahap pemulihan. Perhatian pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus difokuskan pada pemulihan ekonomi masyarakat.

“Paling penting ke depan adalah bagaimana kehidupan masyarakat bisa kembali normal. Persawahan yang tertimbun lumpur harus dibersihkan, kebun-kebun yang rusak perlu dipulihkan. Ini bukan proses singkat, tapi pekerjaan panjang yang harus dilakukan bersama,” ungkap Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 itu.

Diketahui, banjir bandang yang melanda Kecamatan Sawang pada akhir November 2025 lalu telah melumpuhkan aktivitas ekonomi warga. Banyak lahan pertanian rusak, hasil panen gagal, dan sumber penghidupan terhenti.[]