BLANGKEJEREN – Siswa dan siswi kelas enam Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Gayo Lues dijadwalkan melaksanakan ujian akhir pada 25 sampai 28 Mei 2021. Sementara anak SD masih belajar di rumah setelah meningkatnya pasien Covid-19, dan tidak semua memiliki koneksi internet untuk ujian secara online.
Kasimudin, Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues melalui Kabid Dikdas Salid, S.Pd., Kamis, 20 Mei 2021, mengatakan proses ujian akhir anak SD akan berlangsung di masing-masing sekolah, dengan catatan harus mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) yang dikeluarkan Pemerintah.
“Surat izin dari tim gugus sudah keluar, dan proses ujian anak SD kelas enam dibolehkan di sekolah. Dengan catatan wajib memakai masker, menjaga jarak, serta disediakan tempat mencuci tangan,” katanya melalui telepon WhatsApp.
Kabid Dikdas menjelaskan proses ujian akhir anak SD hanya berlangsung selama empat hari yaitu 25 Mei sampai 28 Mai 2021. Namun anak yang mengikuti ujian hanya boleh 18 orang per ruangan, tidak boleh lebih seperti proses belajar pada umumnya.
Berdasarkan surat Ketua Sekretariat Satgas Covid-19 Gayo Lues yang ditandatangani Suhaidi nomor 190/ST-GL/2021, kata Kabid Dikdas, tim gugus tidak menaruh keberatan dengan kegiatan proses ujian anak kelas enam SD di sekolah, dengan catatan harus mengikuti Prokes.
Seluruh panitia dan peserta harus memakai masker, sekolah harus menyedikan tempat mencuci tangan, handsanitizer, alat pengukur suhu tubuh untuk panitia dan peserta sebelum memasuki ruangan, mengatur jarak tempat duduk peserta minimal 1,5 meter, melaksanakan penyemprotan disinfektan di sekitar lokasi sebelum acara dilaksanakan, dan meminimalisir jumlah peserta di dalam satu ruangan.[]
Salid, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Gayo Lues. Foto: Istimewa





mohon ijin bang,apa bisa dipost surat kadis galus dikjar kepada gugus tugas covid 19 galus karena informasi yg beredar masih belum jelas..