LHOKSEUMAWE – Jumlah angka kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Rencong 2018 di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Lantas AKP Yasnil Akbar Nasution, mengatakan, ada tiga laka lantas selama Operasi Ketupat Rencong 2018. Seorang warga meninggal dunia, dua luka berat dan empat luka ringan. Kerugian materil senilai Rp6,5 juta.

“Sedangkan jumlah laka lantas selama operasi tahun sebelumnya, dan terhitung sejak 18 Juni hingga 3 Juli 2017, terdapat sembilan kejadian. Dari peristiwa tersebut mengakibatkan enam korban meninggal dunia, dan 14 luka ringan, sementara luka berat nihil. Kerugian materil mencapai Rp18,8 juta,” kata Yasnil Akbar Nasution, kepada portalsatu.com/, Selasa, 26 Juni 2018.

Menurut Yasnil, menurunnya angka kecelakaan pertanda mulai muncul kesadaran masyarakat dalam berkenderaan. 

Yasnil mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Lhokseumawe tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas untuk menjaga keselamatan di jalan raya.

Selain itu, kata Yasnil, guna menghindari perselisihan dengan sesama pengguna jalan dan taat aturan berdasarkan undang-undang lalu lintas, juga terhindar dari kecelakaan tersebut.[]