LHOKSEUMAWE – Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKPPP) Kota Lhokseumawe mencatat stok hewan kurban untuk hari raya Idul Adha 1440 Hijriyah di kota tersebut mencapai 1.971 sapi dan kambing tersebar di empat kecamatan.
Kepala DKPPP Kota Lhokseumawe, Mohammad Rizal, kepada wartawan di kantornya, Selasa, 6 Agustus 2019, mengatakan, untuk Kecamatan Muara Satu sebanyak 65 sapi dan 116 kambing, Muara Dua 130 sapi dan 620 kambing, Banda Sakti 270 sapi dan 525 kambing, Blang Mangat 79 sapi dan 166 kambing. Sehingga keseluruhan tercatat 544 sapi dan 1.427 kambing untuk persediaan ternak kurban.
Menurut Rizal, jumlah tersebut diperkirakan mencukupi. Lokasi peternakan hewan itu umumnya berada di Kecamatan Blang Mangat, Muara Satu dan Muara Dua. “Peternak kita biasanya melakukan penggemukan sapi dan kambing untuk persiapan hewan kurban maupun meugang Idul Adha,” ujanya.
Rizal menyebutkan, pihaknya terus memantau kondisi kesehatan hewan ternak tersebut yang akan digunakan untuk kurban nantinya. Hasil laporan petugas dinas itu, kata dia, belum ditemukan penyakit berbahaya atau tidak layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
“Untuk kriterianya kalau secara hukum Islam kan sudah jelas bagaimana hewan ternak yang layak kurban. Yaitu harus sehat atau layak untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan gejala penyakit,” kata Rizal.[]


