BIREUEN – Dr. H. Muzakkar A. Gani, M.Si., dilantik menjadi Bupati Bireuen sisa masa jabatan 2017 – 2022 oleh Plt. Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, M.T., di Gedung DPRK Bireuen, Kamis, 18 Juni 2020.

Muzakkar dalam sambutannya antara lain mengatakan hari ini baginya dilantik sebagai Bupati Bireuen bukan sebuah suasana sukacita. Tidak ada latarbelakang baginya untuk menjadi bupati. 

“Tidak ada persaingan dalam hal ini. Tidak ada rasa bangga dari kami yang dapat melampaui kebanggaan kami kepada H. Saifannur. Ini hanya sebuah peristiwa yang Allah tunjukkan kepada kita semua,” katanya.

Muzakkar mengatakan Saifannur meninggal pada 29 Januari 2020. Peristiwa inilah yang melatarbelakangi pelantikan Bupati Bireuen pada hari ini. Ia berharap keluarga almarhum Saifannur sabar.

“Marilah kita mengenang jasa dan tafakkur serta berdoa agar  almarhum Haji Saifannur yang telah mendahului kita mendapat tempat yang layak di sisi Allah,” ucap Muzakkar.

Muzakkar mengajak semuanya untuk tidak boleh larut dalam duka yang panjang. Pembangunan Kabupaten Bireuen harus dilanjutkan. Terutama pembangunan rumah sakit regional yang digagas almarhum Saifannur.

“Pada 2021 jika ada tersedia anggaran di APBA, maka kita akan melaksanalan peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit regional dan lanjutan pembangunan gedung DPRK Bireuen,” ujarnya.

Dengan kerendahan hati Muzakkar memohon kepada Plt. Gubernur Aceh agar membantu mengalokasikan anggaran Rp30 miliar untuk pembangunan rumah sakit regional dan gedung DPRK Bireuen.

Berikutnya dana untuk pembangunan jalan dua jalur menuju RS regional. Hal itu menjadi penting untuk membuat kota Bireuen yang sudah sempit supaya lebih terbuka.[]