LHOKSEMAWE – Menjelang hari raya Idul Adha 1440 Hijriah, banyak kambing untuk kebutuhan kurban dijual di kawasan Taman Riyadah dan Pasar Inpres Lhokseumawe, Rabu, 7 Agustus 2019.

Salah seorang penjual kambing di Taman Riyadah, Muammar (46), mengatakan, ia dan pedagang lainnya melayani masyarakat yang membutuhkan hewan kurban sejak seminggu lalu. Ada yang membeli kambing ukuran besar, sedang dan kecil dari pembeli.

“Jenisnya itu ada kambing etawa dan kambing kampung yang sederhana dengan harga bervariasi. Kambing etawa harga paling tinggi Rp4 juta perekor, sedangkan kambing kampung hanya Rp2,5 juta perekor,” kata Muammar kepada wartawan, Rabu.

Menurut Muammar, kambing etawa dengan bobot sekitar 35 Kg diperoleh dari Medan, Sumatera Utara. Tetapi sejauh ini paling banyak terjual kambing kampung karena harganya pun lebih terjangkau. Selama ia berjualan dalam sepekan ini sudah terjual sebanyak 25 kambing.

“Kadang-kadang sehari terjual empat ekor. Harganya tidak jauh berbeda dengan tahun lalu (Idul Adha 2018), perbedaan harga dengan sekarang hanya naik sekitar Rp200 ribu perekor kambing, harga naik karena pakannya agak mahal sedikit,” ujar Muammar.

Ia menambahkan, kambing yang ia pelihara juga dicek kesehatannya oleh mantri hewan. Pemeliharaan hewan kurban itu selama delapan bulan di dalam kandang untuk diberikan pakan, setelah itu baru dapat dijual.

Penjual kambing di Pasar Inpres, Sulaiman, menyebutkan, pembeli hewan kurban dalam seminggu terakhir ini meningkat. Harga kambing miliknya Rp3,5 juta hingga Rp4 juta.

“Hewan kurban terbagi dalam tiga kategori yakni ukuran besar, sedang, dan kecil dengan harga yang berbeda,” ujar Sulaiman.[]