LHOKSUKON – Program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga merupakan integrasi pelaksanaan program kesehatan, seperti Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM). Hal itu dikatakan Wakil Bupati Aceh Utara, Fauzi Yusuf atau Sidom Peng saat membacakan amanat Menteri Kesehatan RI dalam upacara memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-53, di Lapangan Lhoksukon, Selasa, 21 November 2017.

“Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang menjadi inti pembangunan kesehatan sesuai UU Nomor 36 Tahun 2009. Lingkungan keluarga memberikan dasar bagi seseorang untuk memiliki kebiasaan perilaku dan yang hidup sehat. Maka, kita perlu terus berupaya membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat yang dimulai dari keluarga,” ujar Sidom Peng.

Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan pendekatan keluarga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. “Dengan mendorong program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga dengan GERMAS, kita berupaya membangun kemandirian keluarga dan masyarakat dalam hidup sehat sebagai upaya promotif dan preventif,” ucapnya.

Sidom Peng mengajak seluruh insan kesehatan, khususnya jajaran Kementerian Kesehatan agar menjadikan peringatan HKN ke-53 sebagai momentum merefleksikan kembali sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan, serta sejauh mana keberhasilan sektor kesehatan dalam melibatkan semua unsur, lintas sektor dalam melaksanakan pembangunan kesehatan.

“Mari kita kobarkan semangat melayani, semangat menggerakkan, semangat untuk mampu menangkap aspirasi masyarakat, semangat memandirikan dan memberdayakan masyarakat dalam pencapaian derajat kesehatan,” pungkas Sidom Peng.[]