BANDA ACEH – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh secara resmi melepas atlet Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) dan atlet Taekwondo Aceh menuju dua ajang Kejuaraan nasional (kejurnas). Acara pelepasan dilaksanakan di Sekretariat KONI Aceh di Banda Aceh, Selasa, 21 November 2017.

Para atlet PABBSI Aceh akan mengikuti kejurnas di Riau yang akan berlangsung mulai 24 November hingga 2 Desember mendatang. Sedangkan atlet taekwondo akan mengikuti kejurnas di Jakarta pada 22-29 November 2017.

T. Rayuan Sukma, Ketua Umum PABBSI Aceh, mengatakan, kejurnas angkat besi di Riau, Aceh mengirimkan 16 orang atlet, lima putra dan 11 atlet putri. “Para atlet didampingi oleh tiga pelatih,” kata Rayuan yang juga Wakil Ketua KONI Aceh saat mendampingi Ketua Harian KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar atau Abu Razak pada acara pelepasan atlet.

Rayuan menyebutkan, dari 16 atlet tersebut, lima di antaranya binaan KONI Aceh yang selama ini mengikuti Pelatda Desentralisasi tahun 2017.

Sedangkan taekwondo mengirimkan 13 atlet yang turun di kategori junior pada kejurnas di Jakarta. Dari 13 atlet tersebut, tiga di antara binaan KONI Aceh 2017. “Sore ini kita berangkat ke Jakarta, didampingi tiga pelatih,” kata Fahrizal, Binpres Pengda Taekwondo Aceh yang menjadi pemimpin rombongan.

Rayuan selaku Wakil Ketua KONI Aceh mengingatkan para atlet yang selama ini masuk dalam Pelatda Desentralisasi bahwa KONI Aceh memberlakukan sistem degredasi. “Anda yang masuk dalam binaan KONI Aceh tahun 2017 adalah atlet-atlet yang sebelumnya berhasil meraih prestasi di berbagai ajang. KONI Aceh melalui tim monev terus memantau perkembangan atlet,” katanya.

Menurut dia, hasil monitoring dan evaluasi (monev) tersebut, bisa jadi atlet yang sebelum masuk daftar binaan akan terdegradasi jika prestasinya menurun. “Kejurnas ini juga bagian dari ajang seleksi degradasi,” ujar Rayuan.

Abu Razak berharap para atlet dapat mendulang medali sebanyak-banyaknya. Khususnya kepada atlet binaan KONI Aceh, Abu Razak mengatakan, rakyat Aceh menaruh harapan yang tinggi kepada para atlet untuk mengharumkan nama Aceh di kancah nasional.

“Jaga kondisi, jaga prestasi. Nama baik Aceh (di bidang olahraga) sekarang ada di pundak Anda semua,” ujar Abu Razak.[](rel)