LHOKSUKON – Ratusan warga di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, mengungsi akibat banjir, Kamis, 4 Januari 2018. Ketinggian air di dalam rumah warga dilaporkan mencapai di atas pinggang orang dewasa.
Kapolres Aceh Utara, AKBP Ahmad Untung Surianata, melalui Kapolsek Langkahan, Ipda Samsul Bahri, mengatakan, terdapat tiga gampong yang terendam di Kecamatan Langkahan sejak Kamis, pukul 09.30 WIB. Yaitu Gampong Leubok Pusaka, Buket Linteung dan Pante Gaki Bale. Namun kondisi terparah terjadi di Leubok Pusaka.
“Ini banjir kiriman dari Bener Meriah, sehingga meluapnya sungai Langkahan. Ketinggian air di pemukiman warga saat ini di atas 1 meter. Warga mulai mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, termasuk musala. Berdasarkan data sementara, saat ini terdapat empat titik pengungsian di Gampong Leubok Pusaka” ujar Samsul Bahri.
Kapolsek merincikan, di Dusun Bina Baru 18 KK (87 jiwa) mengungsi, 8 KK (37 jiwa) di Dusun Seulemak, 11 KK (45 jiwa) di Dusun Bidari dan 40 KK (200 jiwa) di Dusun Tanah Merah.
“Pukul 15.30 WIB tadi, kita Muspika Langkahan sudah menyalurkan bantuan masa panik kepada warga yang mengungsi. Total bantuan yang disalurkan tadi, 15 sak beras, 14 kotak mi instan, 3 kotak ikan kaleng, 2 kotak roti, satu kotak kecap, tiga papan telur dan dua kotak air mineral. Kita terus memantau perkembangan banjir,” pungkas Ipda Samsul Bahri.[]


