BANDA ACEH — PT Indah Logistik Kargo selaku perusahaan jasa pengiriman barang angkat bicara terkait penggagalan paket kiriman yang diduga berisi 100 kg ganja kering yang telah diamankan tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh, Jumat malam, 22 Desember 2017.

Pihak perusahaan mengatakan, paket itu awalnya diantar oleh seorang laki-laki sekitar pukul 09.00 WIB dengan menggunakan becak motor.

“Ketika diminta untuk mengisi identitas pengirim sesuai prosedur yang ada, yang bersangkutan menolak tanpa alasan yang jelas dan kembali pulang dengan membawa paket tersebut,” kata karyawan yang tidak mau disebutkan namanya tersebut saat dikonfirmasi portalsatu.com/ melalui telepon genggam, Sabtu, 23 Desember 2017.

Sore harinya, laki-laki yang tidak diketahui identitasnya itu kembali mengantarkan paket tersebut, tetapi tidak melalui karyawan costumer service (CS).

''Sehingga proses pendaftaran sesuai prosedur pun tidak terlaksana, paket diterima oleh karyawan lain,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, paket yang dikemas menggunakan tiga kardus rokok itu kemudian diperiksa secara manual sebelum dilakukan pengiriman. Pemeriksaan itu dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sebelum paket dikirim ke tempat tujuan.

“Dari situlah paket diketahui berisi ganja, pemeriksaan juga dilakukan atas dasar si pengirim yang tidak mau memberikan identitasnya tadi. Penemuan ini pun langsung kita laporkan ke pihak yang berwajib,” jelas karyawan tersebut.

Mendapat informasi tersebut, pihak kepolisian melalui tim Brimob bantuan personel Polresta Banda Aceh langsung menuju ke lokasi dan mengamankan barang bukti serta melakukan penyelidikan lanjut untuk mencari tahu identitas si pengirim dan penerima barang haram tersebut.

“Saat ini ditangani pihak berwajib, kita juga masih berkoordinasi dengan mereka. Rekaman CCTV pun sudah diberikan kepada pihak berwajib untuk kepentingan penyelidikan,” katanya.

Saat ini, barang bukti dari paket tersebut telah diamankan tim opsnal Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.[] (*sar)