Idi Rayek Ketua Aceh Human Foundation (AHF) Abdul Hadi Abidin dikerap disapa Adi Maros mengajak mahasiswa Aceh Timur peduli terhadap masalah sosial yang dialami masyarakat. Ia menyampaikan itu saat tampil sebagai pemateri untuk Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), di Idi, Sabtu, 19 Maret 2016.
Mahasiswa sebagai agen of change, juga perlu peduli terhadap masalah sosial, misi kemanusian sangat penting untuk kita bangun. Banyak masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan sosial, upaya inilah perlu peran teman-teman mahasiswa ke depan, ujar Adi Maros.
Menurut Adi Maros, mahasiswa merupakan aset dalam suatu wilayah sebagai sumber daya manusia yang bisa mengelola sumber daya alam pada masa mendatang.
Masa depan bangsa itu ada di tangan pemuda. Sadar atau tidak Aceh Timur memiliki sumber daya alam yang lumayan, jika SDM-nya tidak diberdayakan dengan baik, maka siapa ke depan yang akan mengontrol itu semua. Jadi pemuda dan mahasiswa dikatakan sebagai aset bangsa, katanya.
Adi Maros juga mengajak mahasiswa untuk berwirausaha tanpa mengharap sepenuhnya menjadi pegawai negeri sipil.
Dunia usaha sebenarnya lebih menjanjikan, jadi jangan semata kita kuliah itu berharap menjadi PNS, tapi marilah mulai sekarang bermodal usaha, sekecil apapun usaha itu, kata Adi.[]

