BIREUEN – Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani, S.H., M.Si., meminta kepala sekolah terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan sehingga kualitas kelulusan anak semakin baik dari sebelumnya.
Bupati menyampaikan hal itu saat membuka rapat kerja (Raker) kepala sekolah dan pengawas sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dalam rangka penandatanganan MoU kerja sama dengan PT Sumber Kreatif Indonesia (Greidu) dalam mendukung Digitalisasi Sekolah di Aula Lama Setda Bireuen, Selasa, 7 September 2021.
“Taraf pendidikan di suatu daerah berpengaruh pada tingkat kelulusan pada jenjang pendidikan tinggi favorit seperti STPDN, Akmil, Akpol dan pendidikan ikatan dinas lainnya serta universitas terbaik,” ujar Muzakkar.
Ia mencontohkan anak Bireuen hanya lulus satu orang ke STPDN kali ini, tertinggal dari kabupaten lain yang lulus lebih dari satu orang. Mutu pendidikan yang diawali di tingkat dasar sangat berpengaruh untuk jenjang lanjutan.
“Padahal kita tahu Bireuen itu pusat pendidikan di masa lalu, mari terus berjuang untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Bireuen agar bisa kembali seperti sebelumnya,” harapnya.
Muzakkar mengharapkan kepada dinas terkait di provinsi dan di Kabupaten Bireuen untuk segera dapat mewujudkan Boarding School yang direncanakan di SMAN 2 dan SMPN 2 Bireuen.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen Muhammad Al Muttaqin, M.Pd., ditemui terpisah mengatakan rapat kerja itu sekaligus untuk ajang sosialisasi kepada kepala sekolah dan pengawas.
“Aplikasi yang ditawarkan itu memiliki kelebihan dimana orang tua bisa mengecek keberadaan anaknya apakah ada di sekolah dengan memiliki akses melihat absensi di aplikasi,” kata Al Muttaqin.
Begitu pula, orang tua dapat melihat apakah anaknya ada mengerjakan pekerjaan rumah. Dalam menjalankan aplikasi itu, siswa tentunya harus memiliki smartphone dan orang tua dapat mengawasi dengan smartphone.
“Sosialisasi ini sangat penting bagi kepala sekolah dan pengawas sekolah untuk mengetahui tentang fasilitas dan layanan yang ada di aplikasi yang ditawarkan sehingga mengerti dalam menerapkan kepada anak didik,” ucapnya.[](murdeli)





