ACEH UTARA – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara telah menetapkan hasil penghitungan perolehan suara dalam rapat pleno terbuka tingkat Kabupaten Aceh Utara, di Hotel Diana Lhokseumawe, Selasa, 7 Mei 2019, lalu.
Rapat pleno tersebut dipimpin Ketua KIP Aceh Utara, Zulfikar, didampingi Komisioner KIP, Muhammad Sayuni, Fauzan Novi, Muhammad Usman, Munzir, dan Sekretaris KIP, Hamdani. Juga dihadiri Ketua Panwaslih Aceh Utara, Yusriadi, anggota Panwaslih, Muhammad Nur Furqan, para saksi partai politik (parpol) serta pihak Muspida Aceh Utara.
Ketua KIP Aceh Utara, Zulfikar, mengatakan, proses rakapitulasi penghitungan suara dari 27 kecatamatan berjalan lancar dan tertib. Walaupun saat rekapitulasi tingkat kabupaten terjadi interupsi dari sejumlah saksi parpol karena ada perbedaan angka maupun selisih, namun semua itu dapat diselesaikan dengan baik sesuai mekanisme berlaku.
Menurut Zulfikar, semua tingkatan sudah ditetapkan hasil penghitungan perolehan suara dalam rapat pleno terbuka tersebut, baik hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRA dan DPRK. Kata dia, pihaknya melihat semua saksi dapat menerima hasil penetapan perolehan suara tersebut. Walaupun sempat muncul keberatan yang diajukan masing-masing saksi, tetapi semua itu sudah diselesaikan.
“Dalam proses (rekapitulasi) yang lumayan lama terkait dengan turun satu tingkat rekapitulasi model DA-1 Plano di Kecamatan Baktiya, kemudian kita menunggu proses rekapitulasi ulang di Kecamatan Seunuddon. Kalau untuk Kecamatan Geureudong Pase sesuai dengan mekanisme tidak menghambat proses, walaupun dilakukan rekapitulasinya di akhir-akhir waktu untuk Daerah Pemilihan (Dapil) III. Sedangkan di kecamatan lainnya tidak ada kendala yang signifikan dan semua proses berjalan dengan baik,” kata Zulfikar kepada para wartawan usai penetapan perolehan suara, di Hotel Diana, Selasa.
Tahapan selanjutnya, kata Zulfikar, selesai proses itu pihaknya langsung mengantar berita acara (BA) ke KIP Aceh terkait rekapitulasi dan hasil penetapan perolehan suara di tingkat kabupaten. Sesuai dengan undangan yang diterima bahwa proses rekapitulasi dilakukan di tingkat KIP Aceh, 7 sampai 12 Mei 2019.
“Untuk pembagian kursi anggota DPRK itu tidak diatur secara jelas dalam PKPU, tetapi ada surat dari KPU RI bahwa itu harus menunggu putusan Mahkamah Konstitusin (MK) apabila misalnya ada gugatan-gugatan. Penetapan kursi setelah penetapan secara nasional baru nanti ada penentuan pembagian kursi, jadi dari suara dikonversi menjadi kursi. Kita (KIP) hanya menetapkan jumlah perolehan suara saja,” ujar Zulfikar.
Berikut rincian perolehan suara di enam Daerah Pemilihan (Dapil) untuk DPRK Aceh Utara yang telah ditetapkan KIP:
Dapil 1
1. Lhoksukon
– PKB (2.133 suara)
– Partai Gerindra (1.676 suara)
– PDIP (289 suara)
– Partai Golkar (1.409 suara)
– Partai Nasdem (944 suara)
– Partai Garuda (35 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (224 suara)
– PKS (1.325 suara)
– Partai Perindo (52 suara)
– PPP (1.641 suara)
– PSI (32 suara/tanpa diajukan caleg)
– PAN (1.353 suara)
– Partai Hanura (309 suara)
– Partai Demokrat (1.585 suara)
– Partai Aceh (7.934 suara)
– Partai SIRA (844 suara)
– PDA (580 suara)
– PNA (485 suara)
– PBB (70 suara)
– PKPI (9 suara/tanpa diajukan caleg)
2. Cot Girek
– PKB (103 suara)
– Partai Gerindra (1.322 suara)
– PDIP (118 suara)
– Partai Golkar (229 suara)
– Partai Nasdem (941 suara)
– Partai Garuda (18 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (46 suara)
– PKS (1.067 suara)
– Partai Perindo (15 suara)
– PPP (148 suara)
– PSI (13 suara/tanpa diajukan caleg)
– PAN (802 suara)
– Partai Hanura (76 suara)
– Partai Demokrat (903 suara)
– Partai Aceh (3.483 suara)
– Partai SIRA (197 suara)
– PDA (131 suara)
– PNA (287 suara)
– PBB (26 suara)
– PKPI (7 suara/tanpa diajukan caleg)
3. Langkahan
– PKB (243 suara)
– Partai Gerindra (951 suara)
– PDIP (154 suara)
– Partai Golkar (257 suara)
– Partai Nasdem (737 suara)
– Partai Garuda (28 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (78 suara)
– PKS (576 suara)
– Partai Perindo (38 suara)
– PPP (215 suara)
– PSI (25 suara/tanpa diajukan caleg)
– PAN (340 suara)
– Partai Hanura (73 suara)
– Partai Demokrat (1.469 suara)
– Partai Aceh (3.793 suara)
– Partai SIRA (266 suara)
– PDA (45 suara)
– PNA (706 suara)
– PBB (334 suara)
– PKPI (18 suara/tanpa diajukan caleg)
Dapil 2
1. Matangkuli
– PKB (142 suara)
– Partai Gerindra (775 suara)
– PDIP (43 suara)
– Partai Golkar (672 suara)
– Partai Nasdem (1.827 suara)
– Partai Garuda (12 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (142 suara)
– PKS (323 suara)
– Partai Perindo (49 suara)
– PPP (598 suara)
– PSI (9 suara/tanpa diajukan caleg)
– PAN (170 suara)
– Partai Hanura (3 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (1.563 suara)
– Partai Aceh (1.499 suara)
– Partai SIRA (719 suara)
– PDA (80 suara)
– PNA (1.053 suara)
– PBB (35 suara)
– PKPI (1 suara/tanpa diajukan caleg)
2. Tanah Luas
– PKB (252 suara)
– Partai Gerindra (746 suara)
– PDIP (78 suara)
– Partai Golkar (1.407 suara)
– Partai Nasdem (506 suara)
– Partai Garuda (25 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (54 suara)
– PKS (150 suara)
– Partai Perindo (27 suara)
– PPP (1.806 suara)
– PSI (2 suara/tanpa diajukan caleg)
– PAN (193 suara)
– Partai Hanura (14 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (1.589 suara)
– Partai Aceh (3.398 suara)
– Partai SIRA (530 suara)
– PDA (1.026 suara)
– PNA (1.579 suara)
– PBB (29 suara)
– PKPI (6 suara/tanpa diajukan caleg)
3. Paya Bakong
– PKB (119 suara)
– Partai Gerindra (447 suara)
– PDIP (56 suara)
– Partai Golkar (585 suara)
– Partai Nasdem (835 suara)
– Partai Garuda (27 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (73 suara)
– PKS (101 suara)
– Partai Perindo (22 suara)
– PPP (704 suara)
– PSI (9 suara/tanpa diajukan caleg)
– PAN (119 suara)
– Partai Hanura (9 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (1.242 suara)
– Partai Aceh (1.968 suara)
– Partai SIRA (133 suara)
– PDA (125 suara)
– PNA (612 suara)
– PBB (33 suara)
– PKPI (9 suara/tanpa diajukan caleg)
4. Nibong
– PKB (30 suara)
– Partai Gerindra (351 suara)
– PDIP (8 suara)
– Partai Golkar (1.042 suara)
– Partai Nasdem (114 suara)
– Partai Garuda (14 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (10 suara)
– PKS (24 suara)
– Partai Perindo (4 suara)
– PPP (1.011 suara)
– PSI (5 suara/tanpa diajukan caleg)
– PAN (33 suara)
– Partai Hanura (2 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (1.136 suara)
– Partai Aceh (1.313 suara)
– Partai SIRA (231 suara)
– PDA (37 suara)
– PNA (718 suara)
– PBB (9 suara)
– PKPI (1 suara/tanpa diajukan caleg)
5. Pirak Timur
– PKB (47 suara)
– Partai Gerindra (204 suara)
– PDIP (18 suara)
– Partai Golkar (338 suara)
– Partai Nasdem (318 suara)
– Partai Garuda (26 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (29 suara)
– PKS (25 suara)
– Partai Perindo (21 suara)
– PPP (814 suara)
– PSI (7 suara)
– PAN (47 suara)
– Partai Hanura (7 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (328 suara)
– Partai Aceh (982 suara)
– Partai SIRA (333 suara)
– PDA (298 suara)
– PNA (264 suara)
– PBB (11 suara)
– PKPI (2 suara/tanpa diajukan caleg)
Dapil 3
1. Kuta Makmur
– PKB (371 suara)
– Partai Gerindra (1.001 suara)
– PDIP (21 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Golkar (765 suara)
– Partai Nasdem (233 suara)
– Partai Garuda (12 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (133 suara)
– PKS (444 suara)
– Partai Perindo (18 suara/tanpa diajukan caleg)
– PPP (1.146 suara)
– PSI (27 suara)
– PAN (1.018 suara)
– Partai Hanura (tidak ada suara/0)
– Partai Demokrat (629 suara)
– Partai Aceh (5.669 suara)
– Partai SIRA (281 suara)
– PDA (285 suara)
– PNA (1.772 suara)
– PBB (35 suara)
– PKPI (3 suara/tanpa diajukan caleg)
2. Syamtalira Bayu
– PKB (145 suara)
– Partai Gerindra (1.123 suara)
– PDIP (26 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Golkar (369 suara)
– Partai Nasdem (145 suara)
– Partai Garuda (29 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (85 suara)
– PKS (1.389 suara)
– Partai Perindo (18 suara/tanpa diajukan caleg)
– PPP (481 suara)
– PSI (16 suara)
– PAN (204 suara)
– Partai Hanura (6 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (603 suara)
– Partai Aceh (4.087 suara)
– Partai SIRA (117 suara)
– PDA (74 suara)
– PNA (1.575 suara)
– PBB (26 suara)
– PKPI (6 suara/tanpa diajukan caleg)
3. Nisam
– PKB (2.238 suara)
– Partai Gerindra (135 suara)
– PDIP (9 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Golkar (1.373 suara)
– Partai Nasdem (108 suara)
– Partai Garuda (9 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (144 suara)
– PKS (458 suara)
– Partai Perindo (27 suara/tanpa diajukan caleg)
– PPP (761 suara)
– PSI (12 suara)
– PAN (47 suara)
– Partai Hanura (6 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (349 suara)
– Partai Aceh (3.871 suara)
– Partai SIRA (660 suara)
– PDA (121 suara)
– PNA (902 suara)
– PBB (25 suara)
– PKPI (2 suara/tanpa diajukan caleg)
4. Simpang Kramat
– PKB (46 suara)
– Partai Gerindra (228 suara)
– PDIP (6 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Golkar (114 suara)
– Partai Nasdem (333 suara)
– Partai Garuda (7 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (11 suara)
– PKS (55 suara)
– Partai Perindo (3 suara/tanpa diajukan caleg)
– PPP (138 suara)
– PSI (7 suara)
– PAN (61 suara)
– Partai Hanura (1 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (233 suara)
– Partai Aceh (4.581 suara)
– Partai SIRA (79 suara)
– PDA (39 suara)
– PNA (187 suara)
– PBB (5 suara)
– PKPI (tidak ada suara/0)
5. Geureudong Pase
– PKB (21 suara)
– Partai Gerindra (113 suara)
– PDIP (11 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Golkar (83 suara)
– Partai Nasdem (129 suara)
– Partai Garuda (5 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (47 suara)
– PKS (45 suara)
– Partai Perindo (9 suara/tanpa diajukan caleg)
– PPP (608 suara)
– PSI (6 suara)
– PAN (48 suara)
– Partai Hanura (tidak ada suara/0)
– Partai Demokrat (211 suara)
– Partai Aceh (1.250 suara)
– Partai SIRA (7 suara)
– PDA (28 suara)
– PNA (22 suara)
– PBB (5 suara)
– PKPI (1 suara/tanpa diajukan caleg)
6. Banda Baro
– PKB (450 suara)
– Partai Gerindra (213 suara)
– PDIP (1 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Golkar (222 suara)
– Partai Nasdem (134 suara)
– Partai Garuda (8 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (18 suara)
– PKS (82 suara)
– Partai Perindo (7 suara/tanpa diajukan caleg)
– PPP (279 suara)
– PSI (23 suara)
– PAN (22 suara)
– Partai Hanura (5 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (37 suara)
– Partai Aceh (2.542 suara)
– Partai SIRA (451 suara)
– PDA (46 suara)
– PNA (93 suara)
– PBB (8 suara)
– PKPI (tidak ada suara/0)
7. Nisam Antara
– PKB (160 suara)
– Partai Gerindra (147 suara)
– PDIP (4 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Golkar (264 suara)
– Partai Nasdem (57 suara)
– Partai Garuda (9 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (101 suara)
– PKS (165 suara)
– Partai Perindo (26 suara/tanpa diajukan caleg)
– PPP (836 suara)
– PSI (25 suara)
– PAN (56 suara)
– Partai Hanura (2 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (35 suara)
– Partai Aceh (3.133 suara)
– Partai SIRA (479 suara)
– PDA (868 suara)
– PNA (271 suara)
– PBB (11 suara)
– PKPI (1 suara/tanpa diajukan caleg)
Dapil 4
1. Dewantara
– PKB (1.180 suara)
– Partai Gerindra (1.818 suara)
– PDIP (27 suara)
– Partai Golkar (1.287 suara)
– Partai Nasdem (214 suara)
– Partai Garuda (14 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (798 suara)
– PKS (1.930 suara)
– Partai Perindo (54 suara)
– PPP (2.681 suara)
– PSI (30 suara)
– PAN (1.918 suara)
– Partai Hanura (3 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (692 suara)
– Partai Aceh (5.948 suara)
– Partai SIRA (2.224 suara)
– PDA (1.217 suara)
– PNA (1.685 suara)
– PBB (16 suara/tanpa diajukan caleg)
– PKPI (269 suara)
2. Muara Batu
– PKB (161 suara)
– Partai Gerindra (780 suara)
– PDIP (15 suara)
– Partai Golkar (546 suara)
– Partai Nasdem (1.269 suara)
– Partai Garuda (9 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (148 suara)
– PKS (1.564 suara)
– Partai Perindo (55 suara)
– PPP (1.075 suara)
– PSI (33 suara)
– PAN (629 suara)
– Partai Hanura (4 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (1.101 suara)
– Partai Aceh (3.445 suara)
– Partai SIRA (1.707 suara)
– PDA (1.119 suara)
– PNA (848 suara)
– PBB (8 suara/tanpa diajukan caleg)
– PKPI (25 suara)
3. Sawang
– PKB (214 suara)
– Partai Gerindra (2.177 suara)
– PDIP (34 suara)
– Partai Golkar (272 suara)
– Partai Nasdem (574 suara)
– Partai Garuda (22 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (181 suara)
– PKS (816 suara)
– Partai Perindo (59 suara)
– PPP (2.794 suara)
– PSI (47 suara)
– PAN (967 suara)
– Partai Hanura (11 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (3.107 suara)
– Partai Aceh (5.266 suara)
– Partai SIRA (203 suara)
– PDA (145 suara)
– PNA (1.200 suara)
– PBB (28 suara/tanpa diajukan caleg)
– PKPI (31 suara)
Dapil 5
1. Meurah Mulia
– PKB (103 suara)
– Partai Gerindra (192 suara)
– PDIP (24 suara)
– Partai Golkar (1.439 suara)
– Partai Nasdem (573 suara)
– Partai Garuda (15 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (74 suara)
– PKS (196 suara)
– Partai Perindo (14 suara)
– PPP (734 suara)
– PSI (41 suara)
– PAN (1.403 suara)
– Partai Hanura (4 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (1.725 suara)
– Partai Aceh (2.550 suara)
– Partai SIRA (463 suara)
– PDA (24 suara)
– PNA (1.348 suara)
– PBB (294 suara)
– PKPI (1 suara/tanpa diajukan caleg)
2. Samudera
– PKB (224 suara)
– Partai Gerindra (1.012 suara)
– PDIP (17 suara)
– Partai Golkar (1.178 suara)
– Partai Nasdem (1.612 suara)
– Partai Garuda (24 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (85 suara)
– PKS (218 suara)
– Partai Perindo (10 suara)
– PPP (1.289 suara)
– PSI (28 suara)
– PAN (1.957 suara)
– Partai Hanura (3 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (885 suara)
– Partai Aceh (3.414 suara)
– Partai SIRA (781 suara)
– PDA (99 suara)
– PNA (1.093 suara)
– PBB (156 suara)
– PKPI (3 suara/tanpa diajukan caleg)
3. Syamtalira Aron
– PKB (235 suara)
– Partai Gerindra (2.060 suara)
– PDIP (9 suara)
– Partai Golkar (505 suara)
– Partai Nasdem (1.512 suara)
– Partai Garuda (26 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (175 suara)
– PKS (342 suara)
– Partai Perindo (22 suara)
– PPP (1.278 suara)
– PSI (15 suara)
– PAN (974 suara)
– Partai Hanura (6 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (814 suara)
– Partai Aceh (1.328 suara)
– Partai SIRA (191 suara)
– PDA (17 suara)
– PNA (370 suara)
– PBB (136 suara)
– PKPI (tidak ada suara/0)
4. Tanas Pasir
– PKB (313 suara)
– Partai Gerindra (271 suara)
– PDIP (7 suara)
– Partai Golkar (71 suara)
– Partai Nasdem (565 suara)
– Partai Garuda (11 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (21 suara)
– PKS (26 suara)
– Partai Perindo (4 suara)
– PPP (1.342 suara)
– PSI (5 suara)
– PAN (350 suara)
– Partai Hanura (2 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Demokrat (201 suara)
– Partai Aceh (659 suara)
– Partai SIRA (543 suara)
– PDA (7 suara)
– PNA (418 suara)
– PBB (205 suara)
– PKPI (tidak ada suara/0)
5. Lapang
– PKB (52 suara)
– Partai Gerindra (79 suara)
– PDIP (2 suara)
– Partai Golkar (99 suara)
– Partai Nasdem (321 suara)
– Partai Garuda (tidak ada suara/0)
– Partai Berkarya (1 suara)
– PKS (15 suara)
– Partai Perindo (1 suara(
– PPP (406 suara)
– PSI (3 suara)
– PAN (80 suara)
– Partai Hanura (tidak ada suara/0)
– Partai Demokrat (838 suara)
– Partai Aceh (2.007 suara)
– Partai SIRA (507 suara)
– PDA (2 suara)
– PNA (221 suara)
– PBB (2 suara)
– PKPI (tidak ada suara/0)
Dapil 6
1. Baktiya
– PKB (96 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Gerindra (792 suara)
– PDIP (199 suara)
– Partai Golkar (3.336 suara)
– Partai Nasdem (1.597 suara)
– Partai Garuda (32 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (78 suara/tanpa diajukan caleg)
– PKS (1.372 suara)
– Partai Perindo (44 suara)
– PPP (1.055 suara)
– PSI (46 suara)
– PAN (456 suara)
– Partai Hanura (84 suara)
– Partai Demokrat (2.449 suara)
– Partai Aceh (3.812 suara)
– Partai SIRA (1.234 suara)
– PDA (147 suara)
– PNA (904 suara)
– PBB (807 suara)
– PKPI (8 suara/tanpa diajuka caleg)
2. Seunuddon
– PKB (56 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Gerindra (1.508 suara)
– PDIP (57 suara)
– Partai Golkar (1.270 suara)
– Partai Nasdem (1.089 suara)
– Partai Garuda (11 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (24 suara/tanpa diajukan caleg)
– PKS (469 suara)
– Partai Perindo (11 suara)
– PPP (274 suara)
– PSI (44 suara)
– PAN (1.452 suara)
– Partai Hanura (186 suara)
– Partai Demokrat (1.227 suara)
– Partai Aceh (2.354 suara)
– Partai SIRA (803 suara)
– PDA (237 suara)
– PNA (2.076 suara)
– PBB (103 suara)
– PKPI (1 suara/tanpa diajukan caleg)
3. Tanah Jambo Aye
– PKB (57 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Gerindra (2.569 suara)
– PDIP (515 suara)
– Partai Golkar (446 suara)
– Partai Nasdem (1.196 suara)
– Partai Garuda (30 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (59 suara/tanpa diajukan caleg)
– PKS (970 suara)
– Partai Perindo (48 suara)
– PPP (1.806 suara)
– PSI (157 suara)
– PAN (683 suara)
– Partai Hanura (43 suara)
– Partai Demokrat (1.790 suara)
– Partai Aceh (7.519 suara)
– Partai SIRA (651 suara)
– PDA (703 suara)
– PNA (2.078 suara)
– PBB (175 suara)
– PKPI (8 suara/tanpa diajukan caleg)
4. Baktiya Barat
– PKB (46 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Gerindra (787 suara)
– PDIP (107 suara)
– Partai Golkar (731 suara)
– Partai Nasdem (875 suara)
– Partai Garuda (19 suara/tanpa diajukan caleg)
– Partai Berkarya (37 suara/tanpa diajukan caleg)
– PKS (211 suara)
– Partai Perindo (31 suara)
– PPP (229 suara)
– PSI (30 suara)
– PAN (186 suara)
– Partai Hanura (15 suara)
– Partai Demokrat (665 suara)
– Partai Aceh (3.749 suara)
– Partai SIRA (149 suara)
– PDA (104 suara)
– PNA (1.253 suara)
– PBB (31 suara)
– PKPI (5 suara/tanpa diajukan caleg).[]







