BLANGKEJEREN – Wajah cerah dan bersinar nampak jelas disosok perempuan peramah itu, canda dan tawanya membuat siapapun akrab bercerita dengannya, tak ada rasa canggung dan malu, wanita hebat itu kini sedang naik popularitas di mata kaum hawa Gayo Lues.
Nama lengkapnya Rita Elviani, SE., atau yang akrap disapa kak Tata, wanita kelahiran 1985 itu adalah sosok istri Suhaidi, SE, M. AP., yang kini mencalonkan diri sebagai Bupati Gayo Lues bersama H. Maliki.
Ibuk dari dua anak perempuan itu kini sedang gencar-gencarnya turun ke pelosok desa menggaet kaum ibuk untuk bergabung bersamanya memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Suhaidi-Maliki nomor urut 2.
Setiap berkunjung kedesa, kak Tata selalu ditemani kak Asiah istri H. Maliki, Asiah sendiri bukanlah orang kaleng-kaleng dimata kaum hawa, sosoknya yang humoris dan mudah senyum membuat kaum ibuk-ibuk selalu akrab denganya.
Sosok ibuk Tiga anak ini sepakat dengan kak Tata. Jika suaminya terpilih pada Pilkada tahun 2024 ini, menggalakan pengajian kaum ibuk-ibuk disetiap desa akan jadi program utamanya.
Program pengajian di setiap desa sendiri pertama digalakan oleh Hj Salamah Ibnu Hasim saat memimpin Kabupaten Gayo Lues Lima Belas tahun yang lalu, dan sosok kak Tata dan Asiah dianggap mampu sebagai penerusnya.
“Hingga hari ini kami masih turun ke desa-desa berkumpul dengan ibuk-ibuk yang satu perjuangan, yaitu memenangkan pasangan calon Suhaidi-Maliki, dengan niat menggalakan pengajian disetiap desa, dan menjalanlan visi dan misi nantinya, ” kata kak Tata didampinggi Asiah diposko satu Suhaidi-Maliki, Senin, 14 Oktober 2024.
Hampir setiap turun ke desa, Kak Tata dan Asiah selalu mendapat respon yang positif dari kaum hawa, keduanya selalu dinanti dan digemari, dengan harapan bisa memajukan dan mengembangkan pengajian.
“Mohon do’a, dukungan dan pilihan kaum ibuk-ibuk untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Suhaidi-Maliki nomot urut 2, dengan bersama kita pasti bisa,” ujarnya.
Kepada barisan Srikandi Suhaidi-Maliki yang ada di setiap desa, kak Tata berpesan agar tidak terpengaruh dengan ajakan tim sukses manapun.
“Kalau ada yang mengakak bilang aja, kami sudah ada yang punya dek yaaaa, jangannnnn,” katanya menutup pembicaraan.[]





