Kamis, Juli 25, 2024

Buka Rapimda KNPI Subulussalam,...

SUBULUSSALAM - Penjabat (Pj) Wali Kota Subulussalam, H. Azhari, S. Ag., M.Si mengatakan...

BI Lhokseumawe Gelar ToT...

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota...

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...
BerandaIntip Inovasi BPJS...

Intip Inovasi BPJS Kesehatan dalam Sistem Rujukan

BANDA ACEH – BPJS Kesehatan terus berinovasi untuk memberikan kemudahan dan kepastian bagi peserta JKN-KIS dalam mendapatkan dan mengakses pelayanan kesehatan salah satu inovasi tersebut yaitu dengan menerapkan sistem rujukan pelayanan kesehatan berbasis online atau yang dikenal dengan “rujukan online”.

Dalam memberikan pemahaman yang sama dalam implementasi rujukan online tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh melakukan sosialisasi kepada seluruh Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) baik dari rumah sakit maupun klinik utama se wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh pada Rabu (15/8) di Banda Aceh.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari sejak tanggal Selasa (14/8) ini dihadiri oleh Direktur/Pimpinan beserta Kepala Asuransi, Kepala Medical Record dan Petugas Entry Surat Eligibilitas Peserta (SEP) dari FKRTL.

“Rujukan online dimaksudkan guna meningkatkan kualitas layanan administrasi rujukan diseluruh fasilitas kesehatan secara realtime dengan menggunakan dokumentasi digital yang akan dilakukan uji coba pada hari ini 15 Agustus 2018,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Manfaat Rujukan (PMR), Cut Novarita dalam presentasinya.

Ia melanjutkan, dalam implementasinya, pelayanan kesehatan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) di FKRTL menggunakan rujukan online dengan data Peserta diinput ke dalam Aplikasi Primary Care (Pcare) BPJS Kesehatan yang dilakukan oleh petugas di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). 

“Tujuan dari rujukan online ini sendiri salah satunya adalah membantu fasilitas kesehatan dalam melakukan  rujukan yang tepat sesuai dengan kompetensi dan pemenuhan sarana prasarana yang dibutuhkan sehingga meminimalisir adanya rujukan berulang kepada peserta dengan alasan tidak adanya SDM dan sarana yang dibutuhkan,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta sosialisasi, Nurul Hasanah yang hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik inovasi yang diluncurkan oleh BPJS Kesehatan ini karena sangat membantu peserta JKN-KIS.

“Dengan adanya rujukan online ini, proses administrasi menjadi mudah dan membantu peserta JKN-KIS dimana potensi penolakan pasien karena tidak membawa surat rujukan diharapkan tidak terjadi lagi dalam proses pemberian pelayanan kesehatan serta peserta dapat dirujuk ke FKRTL yang jaraknya paling dekat dari FKTP yang merujuk,” ucap Kepala Asuransi RS Islam Ibnu Sina Kota Sigli ini. 

Nurul berharap dengan rujukan online ini agar tidak terdapat kendala jaringan dalam implementasinya sehingga proses rujukan online dapat berjalan dengan lancar. “Kita akan membuat sebuah grup WhatsApp yang anggotanya terdiri dari pihak FKTP (puskesmas,klinik dan dokter praktik perorangan -red) dan pihak rumah sakit agar mempermudah koordinasi antar faskes (fasilitas kesehatan –red) jika ada kendala jaringan dan permasalahan sehingga dapat memberikan kepastian kepada peserta,” tutupnya.[](Rel)

Baca juga: