BANDA ACEH – Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) melakukan pendataan mahasiswa asal Aceh Utara yang melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di Banda Aceh dan Aceh Besar.
“Hari ini, kita membuka posko perdana di UIN Ar-Raniry untuk mendata mahasiswa baru dan lama yang kuliah di kampus tersebut. Kita lakukan sistem jemput bola agar apa yang kita lakukan maksimal,” kata Ketua Umum IPAU, Saifullah, kepada portalsatu.com/, Rabu, 5 September 2018.
Saifullah mengatakan, ada beberapa cara yang sudah dilakukan untuk pendataan mahasiswa dengan sistem “jemput bola”. Yaitu, menyebarkan spanduk, brosur dan melibatkan organisasi lokal (Orkal) kecamatan se-Aceh Utara.
“Kita mencoba melakukan pendataan secara lengkap, tujuannya untuk mendeteksi dan mendata semua adik-adik (mahasiswa) baru yang melanjutkan studi di Banda Aceh, sehingga mereka yang baru tiba di Ibu Kota dapat terarah dengan baik dan ada yang menyambutnya, termasuk menyebarkan spanduk di beberapa titik sebagai informasi,” ujar Saifullah.
Pendataan mahasiswa adalah salah satu program IPAU untuk membuat database secara lengkap.
Menurutnya, pendataan tersebut penting dilakukan selain untuk membangun hubungan silaturahmi, pembinaan terhadap mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan Asrama Mahasiswa Aceh Utara.
“Rencananya kita akan memperkenalkan Asrama IPAU di Banda Aceh kepada mereka. Nantinya sebagian juga akan ditampung untuk tinggal di asrama, khususnya bagi yang tidak mampu,” ujar Saifullah yang juga alumnus UIN Ar-Raniry.
Untuk kelancaran agenda ini, pihaknya juga meminta arahan dari Dewan Penasihat IPAU dan berkoordinasi dengan Ketua Organisasi Lokal Kecamatan. “Semua kita menginginkan yang lebih baik, khususnya untuk memajukan pendidikan,” ucapnya.
Untuk diketahui, IPAU memiliki dua asrama di Banda Aceh, yakni Asrama Putra IPAU beralamat di Jalan Tongkol No. 30 Gampong Laksana, Kecamatan Kuta Alam, dan Asrama Putri IPAU beralamat Jalan Kayee Adang, lr. Mesjid Lamgugob, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.[]



