BANDA ACEH – Masa kepengurusan Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) periode 2018-2021 telah berakhir. Namun, menjelang akhir tahun 2022, belum dilaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) untuk membentuk pengurus baru.

Munurut aturan, seharusnya, pengurus IPAU 2018-2021 sudah melaksanakan Mubes pemilihan ketua dan pengurus IPAU baru periode berikutnya, 2021-2024.

Salah seorang warga Aceh Utara di Banda Aceh, Martin, menyarankan pengurus IPAU untuk segera melaksanakan Mubes.

“IPAU merupakan sebuah wadah untuk pemuda Aceh Utara dalam memonitoring kinerja pemerintah dan wadah bagi pemuda Aceh Utara berkreasi di ibu kota Aceh. Sehingga, program-program kerja IPAU sebagai paguyuban lawas di Aceh Utara dapat segera diterapkan oleh Ketua dan pengurus baru yang nantinya terpilih dalam Mubes,” kata Martin.

Sebagai paguyuban lama, kata dia, pengurus baru IPAU tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama. Apalagi IPAU juga merupakan salah satu mitra kerja strategis Pemkab Aceh Utara dalam rangka mendukung program kerja Pj Bupati untuk kemajuan Aceh Utara di masa depan.

“AD/ART IPAU juga telah menetapkan kepengurusan IPAU per 1 (satu) periode hanya tiga tahun. Mubes ke-10 harus segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini, ketua orkal dan dewan penasehat IPAU harus berperan aktif dalam memonitoring kepengurusan IPAU,” ujar Martin dalam siaran pers di Banda Aceh, Jumat, 12 Agustus 2022.

Sebab, kata dia, jika merujuk kepada AD/ART IPAU, maka sejatinya tahun 2021 sudah terbentuk dan terpilih Ketua IPAU baru. Pelaksanaan Mubes merupakan sebuah keniscayaan agar pengurus baru segera terbentuk dan dapat segera bekerja untuk kebaikan pemuda Aceh Utara.

“Sebagai warga Aceh Utara, kami meminta kepada dewan penasehat dan ketua orkal untuk segera duduk dan kemudian membentuk panitia mubes untuk selanjutnya di-SK-kan oleh Pj Bupati Aceh Utara,” tutupnya.[]Rilis