BANDA ACEH – Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Aceh Timur (IPPAT), Abdul Muthalib, berharap warga Aceh menggunakan hak pilihnya di Pilkada 2017 ini. Dia meminta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sebaik mungkin demi kemajuan dan kemakmuran Aceh ke depan.
“Menurut amatan kami akhir-akhir ini di berbagai wilayah Aceh, ada satu dilema besar di tengah-tengah masyarakat. Hal ini kami khawatirkan akan terus berkembang karena kekecewaan mereka terhadap janji-janji pemimpin yang tidak terealisasi,” kata Abdul melalui siaran pers kepada portalsatu.com, Minggu, 8 Januari 2017.
Dia menyadari, secara umum terlihat masyarakat Aceh kurang tertarik dengan proses Pilkada 2017. Namun, IPPAT sangat berharap semua masyarakat menggunakan hak pilihnya.
“Karena kemajuan Aceh bukan ditentukan oleh calon pemimpin Aceh, melainkan masyarakatlah yang menentukannya,” ujarnya.
Dia menilai pemilihan kepala daerah yang berlangsung pada 15 Februari 2017 mendatang menjadi peluang emas bagi masyarakat Aceh. Dimana menurutnya masyarakat bisa memilih secara demokratis keenam pasangan calon tersebut, yang tentunya memiliki karakteristik memimpin masing-masing.
Abdul menyebutkan Pilkada 2017 harus menjadi moment pembelajaran politik untuk seluruh lapisan masyarakat, agar kedepan tidak ada lagi anggapan politik itu jahat atau politik itu kotor.
Menurutnya, pada dasarnya, setiap gerakan masyarakat sudah dinamakan politik. “Hanya saja jangan sampai mengambil langkah golput, itu sebuah kemunduran. Oleh karenanya kami sangat berharap agar kali ini masyarakat benar-benar menggunakan hak pilihnya dengan baik, dan saya berharap masyarakat bisa bersatu mengarahkan masa depan Aceh sesuai dengan keinginan kita bersama,” katanya.[]

