SUBULUSSALAM – Puluhan ibu rumah tangga dari Desa Belegen Mulia, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, dilatih menganyam tikar rotan Aceh. Pelatihan ini berlangsung selama 20 hari di Koperasi Mutiara Jaya di Jalan Teuku Umar, Desa Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri.
Ketua Koperasi Mutiara Jaya, Iskandar, kepada portalsatu.com, Rabu, 20 September 2017, mengatakan kegiatan ini bekerjasama dengan Koperasi Hasil Sebenua, Desa Seluas, Kecamatan Seluas, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
“Kami bekerjasama di bidang pelatihan dan bidang pemasaran. Tujuan pelatihan ini untuk membangun SDM warga Subulussalam, seperti membuat tikar rotan Aceh,” katanya.
Dia mengatakan jumlah peserta mencapai 20 orang dan mendapat pembinaan dari Koperasi Mutiara Jaya. “Untuk produksi tikar rotan Aceh, untuk bahan baku dipasok dari Daerah Aliran Sungai (DAS), alhamdulillah mencukupi,” kata Iskandar.
Sementara itu, perwakilan Koperasi Hasil Sebenua, Kalimantan Barat, Basiran, mengatakan, kedatangan mereka ke Kota Subulussalam untuk membantu proses pemasaran produk anyaman yang terbuat dari rotan, termasuk tikar Aceh.
“Di Kalimantan Barat pemasaran laris, bahkan kekurangan bahan baku. Tapi di Subulussalam, munurut informasi dari Koperasi Mutiara Jaya, justru bahan baku banyak, hanya pemasarannya saja kurang,” kata Basiran.[]


