LHOKSEUMAWE – Kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Lhokseumawe dilaporkan sangat rentan terjangkit virus HIV / AIDS. Gay dan waria menurutnya menjadi penyumbang terjangkitnya virus mematikan tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Lhokseumawe, Herliza, kepada portalsatu.com, Jumat, 5 Agustus 2016 mengatakan, IRT umumnya tertular dari sang suami yang suka melakukan seks bebas dan menggunakan narkoba. Untuk itu, IRT yang sedang hamil disarankan memeriksakan darahnya ke Puskesmas atau rumah sakit untuk pencegahan.
Berdasarkan hasil pendataan beberapa waktu lalu, ada ditemukan puluhan kalangan IRT yang tertular virus HIV/AIDS dan sebagiannya ada yang sudah meninggal. Secara umum mereka tertular akibat faktor suami, kata Herliza.
IRT yang sudah memasuki fase kehamilan katanya, diharuskan untuk melakukan Voluntary Counseling Test (VCT), agar bisa terdeteksi secara dini dan tidak menularkan kepada bayinya.
Penyakit HIV/AIDS itu lebih bagus terdeteksi secara dini, sehingga bisa dilakukan berbagai tindakan medis untuk memperlambat perkembangbiakan virus tersebut. Maka bagi kalangan ibu hamil harus melakukan pemeriksaan, agar bisa diketahui postif atau tidak, tutur Herliza.
Sementara itu, bagi kalangan gay dan waria juga ada ditemukan yang terjangkit virus mematikan tersebut, meskipun jumlahnya belum terlalu banyak namun tetap harus mejaga diri dengan baik, meskipun bergaya hidup yang rentan terkena HIV/AIDS.[](ihn)


