BANDA ACEH – Dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh berhasil menciptakan Islamic Jammer, sebuah alat yang dapat mematikan sinyal handphone dalam radius 15 hingga 20 meter. Alat tersebut untuk dipergunakan di masjid-masjid.
Dua mahasiswa itu, Zuyadi dan Yulidatullah, menciptakan alat tersebut di bawah bimbingan Dr. Silahuddin, M.Pd., dan Muhamaad Ihsan. “Alat tesebut dapat membantu para jamaah yang akan melaksanakan shalat di masjid atau mushalla dan tempat ibadah lainnya. Alat tersebut dapat diformat atau di-stel dengan waktu tertentu, misalnya, dapat mematikan sinyal HP pada saat iqamah sampai selesainya pelaksanaan shalat,” ujar Zuyadi, dikutip dari ar-raniry.ac.id, Sabtu, 25 November 2017.
Yulidatullah menyebutkan, ke depan alat tersebut dapat dikembangkan dengan radius dan jangkauan lebih luas. “Alat yang terpasang pada Islamic Jammer dapat melacak sinyal HP yang ada di sekitarnya. Jika alat tersebut digunakan di masjid maka seluruh HP jamaah secara otomatis nonaktif sinyalnya, dengan jangka waktu yang ditentukan atau diformat pada alat tersebut,” katanya.
Alat tersebut menjadi salah satu karya mahasiswa Aceh yang dipamerkan pada stand UIN Ar-Raniry di lokasi pelaksanaan International Islamic Education Expo (IIEE), di ICE BSD Serpong Tangerang Banten, 21-24 November 2017.
Dekan FTK UIN Ar-Raniry, Dr. Mujiburrahman mengatakan, hasil karya mahasiswa tersebut sudah mendapat penghargaan dari Universitas Ubudiyah Indonesia dan penghargaan special award dari Korea. “Pimpinan akan mendukung penuh untuk pengembangan alat tersebut,” ujar Mujib.[]


