JAKARTA – Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin mengkritik keputusan Israel yang melarang turis yang berasal dari Indonesia untuk berkunjung ke Yerusalem.

Menurut Lukman, Yerusalem merupakan kota suci bagi beberapa umat beragama, salah satunya umat agama Islam dari Indonesia.

Seharusnya, kata dia, larangan itu tidak berlaku bagi turis Indonesia yang ingin melakukan kunjungan ke kota suci yang merupakan milik warga dunia itu.

Menteri Lukman pun menilai setiap warga dunia memiliki hak untuk berkunjung ke sana.

“Banyak umat beragama dari Indonesia yang juga ingin ke Baitul Maqdis. Beberapa tempat yang dianggap suci sebagai bentuk peribadatan,” ujar Lukman Hakim di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu.

Menteri Lukman berharap agar Israel memahami bahwa kota suci di wilayah tersebut merupakan milik warga dunia.

Dia mengaku akan berkoordinasi dengan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi terkait hal tersebut.

“Ya karena kalau kota-kota suci itu milik bersama sebenarnya,” tambah dia.

Sebelumnya, beredar mengenai aturan dari pemerintah Israel yang melarang turis Idnonesia masuk ke negaranya. Namun, bagi turis yang telah dijadwalkan masuk Israel pada 9 Juni 2018 akan diperkenankan masuk dan diperlakukan seperti biasa.

Aturan ini akan berlaku bagi perorangan ataupun kelompok. Diduga munculnya aturan ini lantaran aksi balasan dari Indonesia karena melarang masuk turis yang berasal dari Israel.[]Sumber:andolu agency