BLANGKEJEREN – Jalan lintas Provinsi yang menghubungkan Kecamatan Blangkejeren dengan Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, masih sangat menyulitkan pengendara untuk melintas, selain ada titik jalan yang longsor, sebagian badan jalan berlumpur juga terkesan dibiarkan tanpa ditimbun pasir.
Salah seorang pengendara Aman Irul, yang melintasi jalan Blangkejeren menuju Pining, Minggu 02 Agustus 2026, mengatakan saat ini ada Satu titik badan jalan yang tertimbun batu, sedangkan beberapa titik lainya dipenuhi lumpur hingga banyak kendaraan terjatuh saat melintas.
“Anehnya, ada Dua alat berat yang diduga milik PUPR Aceh malah terparkir rapi di daerah Pepelah, bukan bekerja memperbaiki jalan yang longsor, jalan bekas longsor, dan memperbaiki air parit yang masuk kebadan jalan,” katanya.
Meskipun sebelumnya alat berat tersebut telah bekerja memperbaiki jalan yang longsor, seharusnya kata Aman Irul bekerja hingga tuntas, yaitu hingga warga benar-benar nyaman untuk melintas.
“Duhhhh susah sekali ngebilangnya, pokoknya hancur sekali jalan menuju Pining, kalaulah Pemerintah Aceh tidak mengawasi perbaikan jalan Pining-Lokop ini, saya yakin anggaran habis, tetapi pekerjaan nol besar. Karena ada Dua alat berat hanya terparkir di Pepelah, kadangpun alat itu disewa setiap hari,” ujarnya.
Untuk memastikan pekerjaan dijalan lintas Provinsi tersebut berjalan lancar, Aman Irul menyarankan agar Gubenur Aceh dan PUPR Aceh mengirimkan orang yang benar-benar mengawasi perbaikan jalan tersebut.[]




