BLANGKEJEREN – Jalan lintas nasional yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dengan Kabupaten Aceh Tenggara sudah bisa dilintasi kendaran roda empat. Jalan tersebut sempat putus total selama 20 hari pascabanjir dan tanah longsor, dan berangsur normal di hari ke-25 ini.

Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd, M.Si., saat rapat dengan pejabat eselon II dan III di Posko banjir Gayo Lues, Sabtu malam, 20 Desember 2025, mengatakan hari ini masih dilakukan pengerjaan jalan yang ekstrim di daerah Serkil, Kecamatan Putri Betung.

“Jalan yang menanjak itu sedang dikerjakan, dua hari ke depan diperkirakan sudah selesai. Dan kendaraan roda empat sudah bebas keluar masuk Kabupaten Gayo Lues,” katanya.

Dengan begitu kata Bupati, Pengusaha Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas Elpiji di Kabupaten Gayo Lues harus segera bergerak, jagan sampai ketika jalan sudah bagus masih ada antrian panjang BBM, dan gas Elpiji langka.

“Pengusaha BBM dan Gas Elpiji jangan manja, kalau tidak bisa kendaraan besar, cari kendaraan roda empat saja untuk mengangkut BBM dan Gas, saya tidak mau lagi ada antrian panjang BBM dan Gas Elpiji langka,” ujarnya.

Jika pengusaha BBM dan Gas Elpiji tetap ngotot tidak bisa memasukan BBM dan Gas Elpiji ke Gayo Lues, Bupati mengaku akan menindak dengan tegas.

“Kita semua harus bergerak demi masyarakat, jagan sampai 300 emak-emak demo Bupati dan Wakil Bupati lagi gara-gara gas langka. Memang kami tempat mengadu masyarakat, dan itu tidak ada masalah,” katanya.[]