Rabu, Juli 24, 2024

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...

Ini Kata Abu Razak...

BANDA ACEH – Venue atau tempat pelaksanaan pertandingan 33 cabang olahraga wilayah Aceh...

DPMPPKB Aceh Utara dan...

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara diwakili Plt. Asisten I Sekda Dr....
BerandaJalur Akses Kota...

Jalur Akses Kota Sigli Ditutup Malam Hari, Ini Penjelasan Kabag Ops Polres Pidie

SIGLI – Tim  Satgas Covid-19 Pidie, Polres Pidie, Kodim-0102 Pidie, POM dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menutup jalan masuk kota Sigli dari semua arah, Selasa, 31 Maret 2020, malam. Penutupan ini dipimpin Kabag Ops Polres Pidie, AKP Iswahyudi, sebagai upaya pemberlakuan jam malam untuk pencegahan Covid-19 yang saat ini menjadi bencana dunia.

Kabag Ops Polres Pidie ditemui portalsatu.com saat melakukan penutupan akses jalan masuk kota, Selasa, 31 Maret 2020 sekira pukul 20:30 WIB, mengatakan,  penutupan jalan masuk kota Sigli sebagai tindak lanjut imbauan Pemerintah Aceh memberlakukan jam malam bagi masyarakat untuk menghindari keramaian dalam rangka pencegahan Covid-19.

“Malam ini kita mulai menutup ruas jalan masuk kota Sigli dari empat titik. Sebelumnya kita sudah memberikan imbauan kepada masyarakat tentang pemberlakuan jam malam,” kata AKP Iswahyudi.

Adapun 4 titik ruas jalan yang ditutup, jelas Kabag Ops,  meliputi Simpang Jalan Banda Aceh menuju kota Sigli,  tepatnya depan Klinik Bidan Nurjanah. Penutupan juga dilakukan di jalan perempatan terminal arah kota Sigli, bundaran jalan Pendopo Bupati, dari arah Pantai Pelangi menuju kota dan ruas jalan jalur dua depan SMA Negeri 1 Sigli, arah Medan menuju kota Sigli.

“Penutupan jalan kita berlakukan mulai pukul 20:30 WIB hingga pukul 05:00 WIB pagi. Setelah itu akan dibuka kembali dan masyarakat beraktivitas seperti biasa namun tetap harus menghindari keramaian dan tidak boleh berkumpul ramai-ramai,” pinta Iswahyudi.

Selain menutup jalur akses kota Sigli, tim juga berkeliling memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berada di rumah dan jangan berada di jalan-jalan  jika tidak ada keperluan. Itu semua sebagai langkah pencegahan meluasnya penularan virus corona kepada masyarakat.

Pantauan portalsatu.com saat berpatroli petugas langsung meminta warga berkumpul untuk bubar dan segera pulang ke rumah masing – masing. Tidak satupun dibolehkan masuk lewat jalur yang ditutup kecuali armada ambulans.[]  

Baca juga: