BANDA ACEH – Pemerintah Kabupaten Simeulue terus memperbaiki moda transportasinya demi memberikan pelayanan terbaik. Saat ini sedang diupayakan pembukaan jalur laut dengan rute Meulaboh – Simeulue, sehingga nantinya ada tiga jalur laut yang beroperasi.

Hal itu disampaikan Bupati Simeulue Riswan NS, di sela penerimaan penghargaan WTP dari BPK Provinsi Aceh di Banda Aceh, Rabu, 8 Juni 2016.

Riswan mengatakan, untuk menuju Simeulue hanya ada dua jalur transportasi yaitu udara dan laut. Sebelumnya untuk jalur laut sudah ada rute Singkil – Simeulue dan Labuhan Haji – Simeulue.

“Dan ke depan akan kita upayakan jalur dari Meulaboh dan diperkirakan akan rampung pada tahun ini. Jadi nantinya ada tiga feri yang akan beroperasi di  jalur Singkil, Labuhan Haji dan juga Meulaboh,” ujar Riswan.

Dia juga mengatakan, belum ada kepastian untuk menambah kapal cepat untuk menuju Kabupaten Simeulue. Hal itu dikarenakan faktor cuaca yang tidak menentu bahkan sering dikarenakan cuaca ekstrem, tak lama setelah berlayar kapal terpaksa kembali ke pelabuhan.

“Kemudian dengan semakin baiknya transportasi udara kemungkinan bisa menjadi pilihan terbaik untuk menuju ke Kabupaten Simeulue. Wings dan Susi Air setiap hari satu flight yang beroperasi lima kali dalam seminggu, kecuali Sabtu dan Minggu. Ini tentu sangat penting untuk membuka isolasi transportasi ke Kabupaten Simeulue sehingga Simeulu semakin berkembang.”

Apalagi di momen-momen tertentu seperti menjelang Idul Fitri, masyarakat tentunya sangat mengharapkan transporasi yang memadai untuk ke Simeulue dengan cepat dan hemat waktu.

“Langkah yang telah diupayakan yaitu pada jam terbang transportasi udara dan terbukti jalur udara yang beroperasi lima kali dalam seminggu. Biaya penerbangan relatif murah, karena dengan Rp 350 ribu hingga Rp 400 ribu kita sudah bisa terbang dari Banda Aceh menuju Simeulue dan tentu ini pekembangan yang sangat baik,” kata Riswan.[](ihn)

Laporan Ramdhan