Rabu, Juli 24, 2024

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...

Ini Kata Abu Razak...

BANDA ACEH – Venue atau tempat pelaksanaan pertandingan 33 cabang olahraga wilayah Aceh...

DPMPPKB Aceh Utara dan...

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara diwakili Plt. Asisten I Sekda Dr....
BerandaNewsPendidikanProf. Adlim Kuliah...

Prof. Adlim Kuliah Umum di Politeknik Kepulauan Simeulue, ‘Mahasiswa Harus Cerdas dan Beradab Kelola SDA’

SIMEULUE – Prof. Dr. Adlim, M.Sc., Guru Besar dari Universiras Syiah Kuala (USK) yang juga Ketua Penjaminan Mutu USK menjadi pemateri kuliah Umum di Politeknik Kepulauan Simeulue (Polteksim), Sinabang, Kabupaten Simeulue, Jumat, 24 Februari 2023.

Dalam kuliah umum bertajuk “Membangun Sumber Daya Manusia Berbasis Sumber Daya Alam Simeulue”, itu Prof. Adlim menyampaikan bahwa Polteksim adalah vokasi berfokus pada skill dan langsung menciptakan produk yang laku dijual dengan nilai inovasi, kreativitas, dan memberi komersialisasi setiap produk yang diciptakan.

Menurut Prof. Adlim, di era digital ini mahasiswa harus “cerdas dan beradab mengelola SDA”. Artinya tidak cukup cerdas saja, tapi adab diperlukan dalam hidup. “Mahasiwa juga harus memiliki invonatif, mandiri, terkemuka, ikhlas, jujur, dan dapat membangun kebersamaan,” ujarnya.

Adlim menyebut saat ini teknologi telah berkembang pesat, akan banyak pekerjaan digantikan software, mesin dan robot. Oleh karena itu, perlu ilmu penguasaan teknologi untuk mencipta robot. “Namun, yang lebih penting lagi adalah akhlak pencipta robot lebih utama,” ucapnya.

Putra Simeulue ini juga memaparkan bahwa kita memiliki berbagai kecerdasan, di antaranya Intelligence Quotient (IQ) sebagai kecerdasan intelektual, Emotional Quotient (EQ) kecerdasan emosional, Spiritual Quotient (SQ) kecerdasan spiritual, Adversity Quotient (AQ) kecerdasan bertahan dalam kesulitan, dan Creativity Quotient (CQ) kecerdasan kreatif. Agar sukses di era digital semua kecerdasan tersebut diperlukan.

“Taat pada ajaran agama, mensyukuri, ikhlas, tidak khianat, tidak putus asa, merasa diawasi oleh Allah, harus ada kecerdasan melewati kesulitan dan kesanggupan bertahan, gigih, tidak mudah menyerah dalam diri seseorang. Juga kecerdasan menemukan ide-ide baru, keinginan untuk mencipta, dan berani berbeda,” tutur Adlim.

Adlim menaympaikan suatu kreatif sifat dapat mengusulkan hal dan konsep baru. Dia memberikan contoh ide buat “Darah Sintetik”. Sementara inovatif sifat dapat mengimplementasikan konsep baru menjadi kenyataan dan memiliki nilai komersil. “Di mana seseorang yang kreatif belum tentu inovatif, tapi inovatif sudah pasti kreatif,” pungkas Prof. Adlim.

Kuliah umum tersebut dihadiri Dr. Amin Haris sebagai Pembina Yayasan Politeknik Kepulauan Simeulue, Wakil Direktur I Fauzi Andika, S.Si., M.Sc., Kepala Biro Akademik Afrizal, S.E., para dosen, Ketua dan Sekretaris Eksekutif Kadin Kabupaten Simeulue Ir. Iskandar, Ir. Syahrudi dan Humas Kadin Simeulue Agam B., para mahasiswa Polteksim serta perwakilan siswa dari beberapa SMA/SMK di Kota Sinabang.

Dalam sambutannya, Amin Haris menyampaikan terima kasih kepada Prof. Adlim, putra Simeulue sekaligus Guru Besar di Universitas Syiah Kuala, yang telah hadir ke Kampus Polteksim untuk memberi kuliah umum.

Amin Haris mengatakan Polteksim pada tahun 2023 ini akan menerima mahasiswa baru angkatan ketiga, dari sejak 2021 mengantongi SK Kemendikbudristek RI Nomor 165/D/O/2021, dengan tingkat akreditas baik.

“Alhamdulillah, angkatan kedua kemarin atau tahun 2022 telah diberikan kepercayaan Kemendikbudristek RI melalui LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Polikteknik Kepulauan Simeulue mendapatkan KIP Kuliah bagi mahasiswa yang melanjutkan pendidikan di Polteksim. Ini merupakan kepercayaan dan penghargaan Pemerintah untuk Polteksim,” ujar Amin Haris.

Amin Haris mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Simeulue, Pemerintah Aceh, Pemerintah Pusat, dan LLDIKTI Wilayah XIII Aceh dapat memberi perhatian khusus membantu pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di Politeknik Kepulauan Simeulue.

Sebagai pembina yayasan, Amin Haris berharap ke depan Polteksim menjadi Politeknik Maritim Nusantara, di mana keberadannya sangat mendukung karena berada di lautan Hindia yang berjarak 150 mil laut lepas pantai Aceh Barat atau Daratan Sumatra.

Keberadaan dan berdirinya Polteksim telah membantu masyarakat berekonomi lemah yang tidak mampu menyekolahkan anaknya ke Banda Aceh atau kedaratan Sumatra, dapat menyekolahkan anak-anak mereka di Politeknik Kepulauan Simeulue.

Polteksim saat ini memiliki tiga Program Studi: D-IV Pengolahan dan Penyimpanan Hasil Perikanan, D-III Budi Daya Ikan, dan D-III Perikanan Tangkap. Semua Prodi itu sesuai kearifan lokal Simeulue yaitu kelautan dan perikanan.

Amin Haris yang juga Pakar Manajamen Pendidikan sekaligus sebagai Putra Simeulue itu mengajak semua dosen, tendik, mahasiswa, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Simeulue untuk sama-sama membangun dan membesarkan Polteksim. “Demi memberikan yang terbaik untuk Pulau Simeulue sebagai tempat kalahiran kita tercinta,” ucapnya.

“Kita ketahui bahwa Politeknik Kepulauan Simeulue sebagai kado Ulang Tahun Simeulue yang ke-22 yaitu tahun 2021 lalu, yang sebelumnya belum ada perguruan tinggi di Kabupaten Simeulue,” pungkas Amin Haris.[](*)

Baca juga: