ISTANBUL – Penyanyi Tatar Krimea, Pemenang Eurovision Song Contest 2016, Jamala, melakukan duet dengan penyanyi Turki terkemuka, Sertab Erener, di Istanbul, Selasa Malam (Malam Rabu) 16 Agustus 2016 waktu Istanbul.

Berbicara kepada wartawan sebelum konser yang dijadwalkan di Istanbul pada Rabu sebagai bagian dari (Turkcell Nights Penuh Bintang) program “Turkcell Yildizli Geceler”, Jamala mengatakan bahwa dirinya merasa “benar-benar aman” di Turki meskipun baru sebulan lalu terjadi kudeta gagal.

“Saya tahu betul dari pengalaman menyenangkan Ukraina bahwa musik adalah inspirasi dan sumber harapan bagi orang-orang. Itu sebabnya saya datang ke Turki. Saya merasa benar-benar aman di sini. Saya merasa tidak ada bahaya sama sekali,” kata Jamala, sebagaimana disiarkan Anadolu Agency.

Jamala memenangkan Eurovision Song Contest 61 pada bulan Mei dengan lagunya “1944”, yang mengacu pada deportasi Tatar Krimea bawah pemimpin Soviet Joseph Stalin.

Pemenang Eurovision Song Contest 2016 ini mengatakan ia telah mengundang Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk menghadiri konsernya pada Rabu.

Jamala mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban kudeta 15 Juli. Ia mengaku, inspirasi untuk lagu-lagunya dari tragedi.

“Setiap kejadian tragis bisa menjadi sumber inspirasi. Saya hanya berharap menceritakan sejarah – sejarah yang saya lihat dengan mata saya sendiri,” kata penyanyi ini, mengacu pada sejarah tragis orang-orang Tatar Krimea.

Pada Selasa malam, Jamala akan tampil duet dengan Sertab Erener, penyanyi/penulis lagu terkenal Turki dan pemenang Eurovision Song Contest 2003 dengan lagu “Every way that I can”.