LHOKSUKON – Jasad Alfinur Rizki, 17 tahun, pelajar kelas III MAN asal Gampong Baro, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, akhirnya ditemukan, Kamis, 21 Februari 2019, sekitar pukul 07.00 WIB. Dua hari lalu (Selasa), korban tenggelam saat berenang di Krueng Keureto, gampong setempat bersama dua temannya.
“Jasad korban ditemukan di pinggir Krueng Keureto, Gampong Siren, berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi tenggelam,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudia Karya kepada portalsatu.com/.
Sudia menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh Zulfahmi, 18 tahun, pelajar asal Gampong Siren, Matangkuli. “Pagi tadi, Zulfahmi mandi di sungai belakang rumahnya untuk persiapan ke sekolah. Saat menimba air sungai untuk menggosok gigi, ia melihat benda bewarna hitam yang diduga kepala korban. Ia juga melihat bahu kiri korban menyembul dari sungai, karena posisi jasad telungkup ke kiri,” kata Sudia.
Melihat itu, lanjut kapolsek, Zulfahmi berlari kembali ke rumah seraya meminta tolong dan berkata, “Ada mayat di sungai”. Tak lama berselang tiba dua warga lainnya, Mahdi, 28 tahun, dan Martunis, 29 tahun. “Mereka langsung turun ke sungai menarik jasad Rizki ke daratan,” ucap Sudia.
Kemudian, kata Sudia, Geuchik Gampong Siren menghubungi Geuchik Gampong Baro yang tiba di lokasi bersama Zulkifli, orang tua korban.
“Jasad korban pagi tadi telah dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan. Dalam hal ini keluarga menolak dilakukan autopsi atau pun visum, dan keluarga juga telah menandatangani pernyataan penolakan tersebut,” pungkas Iptu Sudia Karya.[]


