LHOKSEUMAWE — Seorang pria asal Glee Dagang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara terpaksa ditahan otoritas Keamanan Bandara Malikussaleh gara-gara menjawab 'bom' saat ditanya petugas apa isi kardus yang ia bawa, Kamis, 9 November 2017.

Informasi yang dihimpun portalsatu.com/,  sekitar pukul 10:00 WIB pria berinisial MD tersebut hendak berangkat ke Jakarta menggunakan persawat Wings Air. Ia membawa satu kardus berisi jeruk dan satu ransel berisi baju. Kejadian yang dianggap teror tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian oleh pihak bandara. Selang setengah jam, MD dijemput petugas Polsek Muara Batu dan dibawa ke Mapolres Lhokseumawe.

“MD membawa dua barang, satu tas dan satu kardus, saat barang itu akan di x-ray, petugas bandara bertanya, isi kardus, MD menjawab bom, ditanya lagi sampai tiga kali, tetap dijawab bom,” kata Miswan, Kepala Bandara Malikussaleh.

Namun katanya, setelah diperiksa isi kardus itu hanya buah jeruk. Sesuai protap bandara, Miswan menjelaskan pengakuan calon penumpang itu dianggap teror dan dianggap membahayakan sehingga MD akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian. 

Berdasarkan data, MD lahir di Glee Dagang, Sawang, namun berdomisili di Jakarta.  Akibat kejadian itu, pihaknya terpaksa membatalkan penerbangan pria tersebut. Hingga saat ini MD masih diperiksa oleh pihak berwajib.[]