Lhoksukon – Sebulan belakangan ini terjadi panen raya durian, terutama di daerah-daerah seperti Buloh Blang Ara, Simpang Keramat, Paya Bakong, Sawang dan sekitarnya. Dari tempat-tempat inilah para pedagang mengumpul durian berkualitas untuk di jual ke berbagai daerah seperti Bireuen, Sigli, dan Banda Aceh. Musim panen buah durian yang hampir bersamaan menjelang Hari Raya Idul Adha membuat harga durian jatuh.

Dikatakan, salah satu durian yang berkualitas baik yaitu durian Buloh Blang Ara. Para petani setempat masih mempertahankan tradisi menunggu durian sampai jatuh sendiri dari pohonnya. Warga rela bermalam di kebun untuk menunggu durian jatuh. 

Sebelumnya, harga durian sangat mahal, yakni mencapai Rp 25.000 – 50.000 per buah. Namun dalam beberapa hari terakhir mulai turun menjadi Rp15.000 – 25. 000 perbuah. Harga ini diperkirakan akan terus turun seiring panen raya yang diperkirakan jatuh menjelang Idul Adha bertepatan 12 September 2016 atau 10 Dzulhijjah 1437H.

Jatuhnya harga durian di Kabupaten Aceh Utara dan Lhokseumawe, disebabkan banyaknya datang durian ke pasar-pasar. Melimpahnya buah durian tak bisa dimungkiri mengingat musim buah durian telah tiba. Harga durian yang biasanya dipatok dengan harga Rp 20.000 hingga Rp 50.000, kini turun drastis.

Anan (43), petani durian ternama di Pante Bahagia, Buloh Blang Ara, Aceh Utara, tidak merasa goyang dengan anjlok harga durian di pasaran, karena durian yang ia budidayakannya adalah durian super yang sangat diminati orang dan harganya tetap bertahan. 

Durian miliknya sangat laris di pasar disebabkan durian yang dihasilkan buah dengan karakter istimewa daging buah kuning, lembut, rasa manis pahit, aroma kuat tidak berserat dan berbiji kecil. 

Untuk durian yang super, di antaranya durian jantung, durian gajah duek, durian sepatu, durian aneuk meuh, dan durian eumpung kleung dihargai Rp 25.000 – 45.000 per biji. Sementara itu, durian biasa dipatok dengan Rp 10 ribu per buah.

Jatuhnya harga durian disebabkan musim panen raya yang bersamaan menjelang Idul Adha. Masyarakat kurang meminati durian karena sibuk dengan persiapaan perayaan Hari Raya Kurban. Para petani durian sangat optimis habis lebaran harga durian akan kembali naik dengan harga standar.[]

Penulis: Fachrurrazi