SUBULUSSALAM – Menjelang Lebaran Iduladha 1437 Hijriah, harga bawang merah dan cabai merah di Pasar Tradisional Terpadu Kota Subulussalam semakin “pedas” lantaran terbatasnya pasokan. Kondisi ini terjadi sejak dua hari belakangan ini.

Berdasarkan pantauan portalsatu.com di lapangan, Sabtu 3 September 2016 harga bawang merah dijual Rp 45 ribu perkilogram dari sebelumnya Rp 40 ribu perkilogram.

Sejumlah lapak pedagang sayur terlihat tidak menjajakan kedua  jenis barang tersebut karena tidak mendapat pasokan dari agen yang selama ini mendistribusikan bawang maupun cabai ke pedagang-pedagang di pasar tersebut.

Cabai merah biasanya Rp 12 ribu seperempat sekarang meningkat menjadi Rp 13 ribu seperempat atau naik Rp 1000 dari sejak sehari terakhir.

“Cabai merah mahal karena stok terbatas, padahal sehari sebelumnya masih Rp 12 ribu seperempat. Saya jual enceran karena pengunjung lebih banyak beli seperempat dibandingkan perkilogram,” kata salah seorang pedagang Cime Liana Solin kepada wartawan.

Ia mengatakan cabai merah itu dipasok dari luar daerah yakni Sidikalang disebabkan tidak adanya pasokan cabai lokal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga terhadap bumbu dapur tersebut.

Selain cabai merah, harga sayuran sawi juga mengalami kenaikan Rp 6 ribu perkilogram dari sebelumnya Rp 4 ribu perkilogram. Sementara harga tomat masih bertahan Rp 5 ribu perkilogram.[]

Laporan Sudirman