BANDA ACEH – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian kepada kelompok rentan melalui penyaluran bantuan sembako bagi penyandang disabilitas.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, secara simbolis menyerahkan bantuan kepada sepuluh perwakilan difabel di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa, Kamis (21/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Illiza menyampaikan bahwa pemberian bantuan sembako kepada penyandang disabilitas merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Banda Aceh, khususnya dalam memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, momentum hari-hari besar keagamaan harus menjadi sarana untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan kebahagiaan dalam menyambut Iduladha.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan saudara-saudara kita menjelang Hari Raya Iduladha. Semoga bermanfaat dan membawa keberkahan bagi penerimanya,” ujar Illiza.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus berupaya menghadirkan berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, anak yatim, dan keluarga kurang mampu.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Sukmawati, menjelaskan bahwa pada tahap penyaluran kali ini sebanyak 218 penyandang disabilitas yang tersebar di sembilan kecamatan dalam wilayah Kota Banda Aceh menerima bantuan sembako.
“Sebanyak 218 difabel dari sembilan kecamatan mendapatkan bantuan sembako pada tahap ini. Program ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah kepada penyandang disabilitas agar mereka dapat menyambut Hari Raya Iduladha dengan lebih baik,” kata Sukmawati.
Ia menambahkan, setiap paket bantuan berisi kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga para penerima manfaat. Adapun isi paket sembako tersebut meliputi 15 kilogram beras, tiga kilogram gula pasir, dua liter minyak goreng, serta tiga kaleng susu.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan perhatian, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan yang identik dengan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama. [Adv]





