LHOKSEUMAWE Empat hari menjelang Lebaran Idul Fitri 1437 H, pertokoan di pusat kota Lhokseumawe semakin ramai diserbu warga dari berbagai gampong. Warga membeli pakaian, sepatu, sandal, dan perlengkapan lainnya.
Pantauan portalsatu.com, banyak pedagang musiman juga membuka lapak di di muka toko pakaian seperti di Jalan Perdagangan, Jalan Sukaramai, Jalan Sukaramai dan Simpang Jalan Pase. Sebagian pedagang musiman yang menjual pakaian, sepatu, dan sandal beroperasi malam hari.
Fazir Ramli, seorang pedagang sepdatu dan sandal di Jalan Perniagaan, mengatakan, H-4 Idul Fitri, daya beli masyarakat meningkat tajam. Menurutnya, kondisi tersebut beda jauh saat awal bulan Ramadan.
Karena tingginya daya beli masyarakat, jumlah mata barang yang terjual lebih banyak dibandingkan dari biasanya. Ini menjadi berkah tersendiri bagi kami, kata Fazir, Sabtu, 2 Juli 2016.
Fazir menyebut barang yang ia jual merupakan produk industri rumah tangga, mampu menarik minat warga, baik pria maupun wanita. Harga sepatu dan sandal yang ia jual Rp20 ribu hingga Rp250 ribu per pasang.
Harga barang tergantung bahannya. Omzet penjualan dalam beberapa hari ini meningkat mencapai 70 persen. Ini terus meningkat sejak memasuki pekan kedua bulan puasa hingga sekarang, ujar pengusaha muda itu.[]


