BLANGKEJEREN – Sebanyak 41 ton bibit bawang merah bantuan yang disalurkan Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues kepada kelompok tani, kini tanamannya mulai mendekati panen raya. Namun, saat ini harga jual bawang sangat anjlok.

Dulah (29), salah satu petani bawang merah di Blangkejeren, Gayo Lues, Kamis, 27 Agustus 2020, mengatakan harga jual bawang merah yang dibeli agen penampung saat ini hanya berkisar Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per kg. Itupun jika buah bawang besar dan kering. Sedangkan bawang yang kecil tidak dibeli agen penampung.

“Jika harga tidak normal, banyak petani yang tambah melarat di tengah Covid-19 ini. Salah satu masalahnya biaya yang dikeluarkan sangat banyak untuk membeli pupuk, obat semprot dan biaya perawatan. Yntuk itu pemerintah daerah harus segera mengambil tindakan dengan cara menjajaki pemasarannya,” kata Dulah.

Menurut Dulah, jika harga bawang tetap bertahan di bawah Rp15 ribu per kg, maka pemerintah daerah harus mengendalikanya supaya masyarakat tidak rugi. “Seperti yang digembar gemborkan di awal masa Covid-19 dulu, jika hasil pertanian harga jualnya anjlok, maka BUMD akan menampungnya”.

Menanggapi harga bawang anjlok menjelang panen raya bibit bantuan pemerintah daerah itu, Kepala Dinas Pertanian Gayo Lues, Jakaria, mengatakan tugas pihaknya hanya menyalurkan bibit bantuan dan memastikan ditanam hingga berproduksi dengan baik.

“Mengenai pemasaran, itu ranahnya Disprindagkop, kami hanya sebatas menyalurkan bantuan dengan harapan produskinya sesuai, dan saat ini yang kami lihat, hasil dari bibit bantuan itu banyak yang memuaskan,” katanya.

Fikar, Kabid Perdagangan Disprindagkop Gayo Lues melalui Auria, S.E., Kasi Perdagangan mengatakan jika harga bawang merah anjlok menjelang panen raya bibit bantuan pemerintah, maka harus diatasi dengan cara dibeli oleh BUMD.

“Besok kami dari Disprindagkop akan menemui Kabag Ekonomi dan BUMD Gayo Lues. Kami akan membicarakan masalah ini, dan sekalian kami akan tanyakan, berapa kesanggupan BUMD menampung bawang merah di Gayo Lues,” katanya.

Menurut hasil pantauan hari ini, kata Kasi Perdagangan Disprindagkop, harga beli di pasaran mencapai Rp18 ribu per kg, dan harga eceran Rp20 ribu per kg. Akan tetapi diapun tidak tahu siapa yang berani menampung bawang dengan harga Rp18 ribu per kg di Gayo Lues.[]