BANDA ACEH – Forum Komunikasi Pemuda Kecamatan Baiturrahman (Fokbar) Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh melakukan patroli untuk menyisir lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat mangkalnya gelandangan. Patroli dilakukan pada Minggu malam, 29 Mei 2016 di seputaran wilayah Kecamatan Baiturrahman.
Ketua Fokbar, Bambang Supriadi mengatakan, patroli yang mereka lakukan terlaksana berkat kerjasama dengan Muspika Baiturrahman dan Satpol PP.
“Kita bergerak jam 00.15 Wib, mulai apel di Balaikota yang dipimpin pleh Camat Baiturrahman M. Rizal didampingi Kapolsek AKP Zulham Zulfakar. Kemudian kita langsung bergerak ke lokasi yang diduga sering mangkalnya gelandangan, seperti taman. Kita juga bergerak ke pasar Peuniti,” ujarnya.
Dari patroli yang dilakukan, Fokbar bersama Satpol PP menemukan satu pasangan non muhrim di kompleks terminal labi-labi Keudah yang kemudian diamankan ke Kantor Satpol PP dan WH.
“Di lokasi yang sama kita juga jumpai ada seorang ibu yang tidur di dalam lemari dengan anaknya yang masih balita. Kemudian kita tertibkan karena memang tidak baik untuk kesehatan dirinya dan anaknya,” tambah Bambang Supriadi.
Kondisi ini mengundang keprihatinan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal yang malam itu ikut turun ke lapangan bersama sang suami. Illiza kemudian memerintahkan jajarannya membelikan makanan dan perlengkapan untuk si balita serta memerintahkan jajarannya mencarikan hunian sementara yang layak untuk ibu dan bayinya tersebut.
Bambang Supriadi menjelaskan, tujuan pihaknya melakukan razia dan patroli merupakan wujud kepedulian pemuda terhadap ketertiban wilayah Baiturrahman menjelang masuknya bulan suci Ramadan 1437 H, dari gangguan-gangguan sosial yang berdampak pada tidak nyamannya warga menjalankan ibadah.
“Kami kami akan terus melakukan gerakan ini hingga wilayah Baiturrahman kita steril dari gelandangan dan juga preman,” kata Bambang Supriadi.[](rel)



