BLANGKEJEREN – Jembatan Aih Puteh, Kecamatan Pining, yang lama terlantar sedang dibangun kembali. Jembatan yang menjadi penghubung Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Timur itu sebelumnya sempat rubuh karena banjir sehingga menganggu lalu lintas kedua daerah tersebut.
Pada tahun 2014, ketika portalsatu.com mendatangi daerah ini, jembatan tinggal bangkai namun pengguna jalan alternatif itu tetap melintas melalui sungai Aih Putih menggunakan mobil besar, dan bila hujan melanda tidak dapat dilalui.
Namun, kerapkali masyarakat membuat jembatan alternatif dari pohon kayu besar, tetapi itu tidak berlangsung lama akibat derasnya arus sungai.
Pantauan portalsatu.com, pembangunan jembatan sudah selesai sekitar 30%, dan lalu lintas sementara menggunakan jembatan bikinan masyarakat.
Pekerja jembatan ketika ditanya mengatakan, pihaknya tidak tahu menahu siapa yang menjadi kontraktor pembuatan jembatan tersebut.
“Kami tidak tahu mas, kami hanya bekerja,” kata salah seorang pekerja di Aih Poteh, Senin 18 Januari 2016 sore.
Hingga berita ini dinaikan, portalsatu.com belum memperoleh informasi soal pekerja proyek dan tidak memiliki keterangan papan proyek.
Tokoh pemuda Kecamatan Pining, Gayo Lues, Amin PP mengatakan pihaknya akan mengawasi pembangunan jembatan tersebut, karena masyarakat sangat berharap jembatan kokoh dan maksimal.
“Kami akan mengkomunikasikan dengan pihak kontraktor nanti, karena intinya masyarakat ingin jembatan berdiri maksimal,” demikian Amin PP.[](tyb)

